NATUNA  

Panglima Kodau I Tekankan Sinergi dan Keselamatan dalam Exit Briefing Terakhir

TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad (RSA), Natuna
TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad (RSA), Natuna

NATUNA – Suasana khidmat menyelimuti Graha Serasan, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad (RSA), Natuna, pada Jumat (8/5/2026).

Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., memimpin jajaran perwiranya untuk mengikuti Exit Briefing Panglima Komando Operasi Udara I (Pangkodau I) yang dilakukan secara virtual.

Kegiatan yang digelar terpusat dari Gedung Roesmin Nurjadin, Markas Kodau I, ini menjadi momen perpisahan sekaligus refleksi kepemimpinan Marsda TNI Muzafar, S.Sos., M.M., sebelum mengemban amanah baru sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II.

Dalam arahannya yang diikuti seluruh jajaran Lanud di wilayah barat Indonesia, Marsda Muzafar memaparkan capaian strategis selama masa jabatannya. Ia menekankan bahwa seluruh operasi dan latihan berskala besar telah berhasil dilaksanakan dengan tetap mengedepankan budaya keselamatan (safety culture) sebagai prioritas utama.

“Kita patut bersyukur, sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait di wilayah Kodau I telah berjalan solid. Ini adalah modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di teras depan NKRI seperti Natuna,” ujar Panglima dalam video conference tersebut.

Lebih dari sekadar paparan operasi militer, exit briefing ini menjadi ajang legacy kepemimpinan. Panglima Kodau I secara khusus mengingatkan para Komandan Lanud, termasuk Danlanud RSA, untuk tidak pernah lengah terhadap kesejahteraan prajurit.

“Perhatikan ketahanan keluarga, pembinaan mental, dan kesejahteraan prajurit serta PNS. Mereka adalah aset berharga yang menjaga kehormatan dan kedaulatan udara kita,” tegas Marsda Muzafar menutup arahannya.

Kehadiran Marsma Onesmus Gede Rai Aryadi dalam briefing ini menegaskan komitmen Lanud RSA sebagai ujung tombak pertahanan di wilayah Natuna. Momen serah terima jabatan (sertijab) Panglima Kodau I ini menjadi penyegaran komando yang diharapkan kian memperkuat deterensi TNI AU di perbatasan.

Dengan bergesernya Marsda Muzafar ke Kogabwilhan II, diharapkan pengalaman dan kepiawaiannya dalam membangun sinergi di Kodau I dapat diterapkan dalam skala operasi gabungan yang lebih luas.

(Gas/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *