JAKARTA – “Join the Navy to See the World”. Bagi Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), kalimat itu bukan sekadar jargon promosi, melainkan sebuah kehormatan nyata yang dirajut di atas gelombang diplomasi global.
Dua prajurit terbaik TNI AL dari Komando Armada (Koarmada) II saat ini tengah mencatatkan tinta emas dalam sejarah kerja sama pertahanan Indonesia-India melalui misi pelayaran IOS SAGAR 2026.
Mereka adalah Kls ETA Muchammad Nashiruddin dan Kls TLG Luqman Majid. Kedua Tamtama ini resmi menjadi Tamtama TNI AL pertama yang terpilih sebagai peserta Ship Rider dalam pelayaran Kapal Perang Angkatan Laut India, INS Sunayna, pada gelaran India Ocean Ship – Security and Growth for All in Region (IOS SAGAR) edisi ke-2.
Misi maritim bergengsi yang melibatkan perwakilan dari 18 negara sahabat ini berlangsung selama 2 bulan penuh, dimulai dari 23 Maret hingga 22 Mei 2026.
Pelayaran bersejarah ini dilepas langsung oleh Menteri Pertahanan India (Menhan India) dari pangkalan Kochi. Sejak hari pertama, kedua prajurit TNI AL ini tak hanya membawa nama korps, tetapi juga merah putih dalam setiap mil laut yang ditempuh.
Rute pelayaran INS Sunayna sangat strategis, melintasi titik-titik vital di kawasan Samudra Hindia dan Asia Tenggara, dengan rincian sebagai berikut:
1. Kochi, India (Start: 23 Maret)
2. Mumbai, India
3. Male, Maladewa
4. Phuket, Thailand
5. Jakarta, Indonesia (Sandi: 21-24 April 2026)
6. Singapura
7. Chittagong, Bangladesh
8. Yangon, Myanmar
9. Colombo, Sri Lanka
10. Kembali ke Kochi, India (Finish: 22 Mei).
Momen paling membanggakan terjadi pada 21 April 2026, ketika INS Sunayna merapat di Dermaga Jakarta. Sandar selama empat hari ini bukan hanya rehat fisik bagi para awak kapal, melainkan panggung diplomasi budaya dan profesionalisme TNI AL.
Selama di Jakarta, terjadwal serangkaian kegiatan yang memperkuat interoperabilitas antarnegara:
Open Ship: Masyarakat dan insan maritim Indonesia berkesempatan melihat langsung kecanggihan kapal perang India.
Kegiatan Yoga di Atas Kapal: Simbol harmoni dan kesehatan mental khas India yang diperkenalkan kepada para tamu undangan.
Deck Reception: Resepsi diplomatik di atas kapal yang menjadi ajang pertukaran budaya antara delegasi 18 negara.
Pesan Tegas Kasal: Profesional dan Berdaya Saing Global
Pencapaian ini sejalan dengan visi besar Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Di kesempatan terpisah, Kasal kembali menegaskan arahan strategisnya kepada segenap prajurit Jalasena.
“Saya ingin seluruh prajurit Jalasena terus memberikan yang terbaik dalam setiap amanah tugas. Asah terus kemampuan di bidang masing-masing, agar kita mampu mewujudkan Prajurit TNI AL yang profesional, modern, dan berdaya saing global,” tegas Laksamana TNI Muhammad Ali.
Keikutsertaan dua Tamtama TNI AL di IOS SAGAR 2026 ini menegaskan bahwa kerja sama pertahanan Indonesia-India terus menguat, tidak hanya di level perwira tinggi, tetapi juga menyentuh pengembangan sumber daya manusia di tingkat Tamtama.
Ini adalah bukti nyata bahwa diplomasi TNI AL mampu menembus batas samudra, menjadikan laut sebagai ruang persahabatan dan pertumbuhan bersama (Security and Growth for All).
Kepulangan INS Sunayna ke Kochi pada 22 Mei 2026 mendatang dipastikan akan membawa pulang cerita kejayaan bahari yang melibatkan putra-putri terbaik Indonesia.
Jalesveva Jayamahe
Di Laut Kita Jaya













