NATUNA – Kebersamaan yang solid antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten Natuna terpancar jelas dalam acara Halal Bihalal yang digelar di Gedung Daerah Kabupaten Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Jumat (3/4/2026) malam.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura tampak kompak bergandengan tangan dengan Bupati Natuna Cen Sui Lan, menunjukkan komitmen kuat bekerja untuk kepentingan rakyat.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini menjadi momentum penting mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan visi pembangunan antara pemerintah provinsi, kabupaten, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga Natuna.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Natuna. Ia menegaskan bahwa momen Halal Bihalal tidak hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga menjadi ruang strategis menyampaikan program pembangunan nyata.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, kami mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Mari kita jadikan momen ini untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat sinergi pembangunan, khususnya untuk kesejahteraan warga Natuna,” ujar Ansar.

Program Unggulan untuk Natuna: Dari Listrik hingga UMKM
Gubernur Ansar memaparkan sejumlah program strategis yang sudah dan akan berjalan di wilayah Natuna, antara lain:
1. Kepri Terang – Subsidi pemasangan listrik bagi masyarakat kurang mampu.
2. Perlindungan Nelayan – Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan gratis untuk nelayan setempat.
3. Modal Usaha Tanpa Bunga – Dukungan permodalan bagi pelaku UMKM guna menggerakkan ekonomi rakyat.
4. Sekolah Gratis SLTA – Kebijakan pendidikan gratis tingkat lanjutan atas.
5. Rumah Singgah di Jakarta – Fasilitas khusus bagi warga Natuna yang membutuhkan layanan kesehatan lanjutan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
Acara juga diisi tausiyah agama oleh penceramah Muhaidir Ritonga yang mengajak seluruh jamaah menjadikan Idulfitri sebagai momentum meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Kompaknya Gubernur, Wakil Gubernur, dan Bupati Natuna yang bergandengan tangan di panggung utama menjadi simbol bahwa pembangunan Natuna tidak akan berjalan sendiri-sendiri.
Sinergi ini diharapkan menjadi energi positif mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Natuna dan seluruh Provinsi Kepulauan Riau.
(Grd)













