HUT ke 52 PPNI: Perawat RSUD Natuna Kenakan Batik Profesi dan Santuni Anak Yatim

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kab Natuna
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kab Natuna

NATUNA – Suasana berbeda terlihat di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Natuna, Selasa (17/3/2026). Bukan hanya hiruk-pikuk pelayanan medis yang biasa ditemui, namun semangat kebersamaan dan kebanggaan profesi begitu terasa dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Seluruh perawat di RSUD Natuna kompak mengenakan Batik PPNI saat bertugas. Aksi serentak ini bukan sekadar gaya, melainkan simbol eksistensi dan identitas profesi perawat di hadapan masyarakat.

Ketua Dewan Pimpinan Komite (DPK) PPNI RSUD Natuna, Ners Mohlisin, mengungkapkan bahwa momen ini sengaja dijadikan ajang sosialisasi peran strategis perawat dalam sistem kesehatan. Tak hanya di rumah sakit, semangat HUT juga merambah ke dunia digital.

“Kami ingin masyarakat semakin mengenal dan bangga dengan profesi perawat. Makanya, selain memakai batik serentak, kami juga mengajak seluruh rekan mengunggah momen ini di media sosial. Ini gerakan kolektif untuk mempererat persatuan dan memperkenalkan wajah perawat yang humanis,” ujar Mohlisin.

Berbagi Berkah Ramadan: Santunan hingga Perlengkapan Ibadah
Berbagi Berkah Ramadan: Santunan hingga Perlengkapan Ibadah

Puncak perayaan HUT ke-52 PPNI berlanjut dengan aksi sosial yang mengharukan. Usai bertugas, jajaran pengurus DPK PPNI RSUD Natuna menyambangi Masjid Ath Thariq untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan bertajuk bakti sosial tersebut, PPNI memberikan santunan kepada 21 anak yatim piatu. Tak berhenti di situ, mereka juga menyerahkan bantuan alat ibadah berupa mukena dan sarung untuk memfasilitasi jamaah yang beribadah di masjid.

“Sehari-hari kami bergelut dengan pasien dan peralatan medis. Di HUT ke-52 ini, kami ingin keluar dari rutinitas sejenak untuk merasakan kebahagiaan yang berbeda, yaitu berbagi dengan adik-adik yatim dan masyarakat. Semoga mukena dan sarung ini bermanfaat bagi jamaah yang datang ke masjid,” tutur Mohlisin penuh haru.

BACA JUGA :  Senyum Bahagia Anak-anak Serasan Warnai Kunjungan Bupati Wan Sis di Acara Sunatan Massal
Ketua Dewan Pimpinan Komite (DPK) PPNI RSUD Natuna, Ners Mohlisin
Ketua Dewan Pimpinan Komite (DPK) PPNI RSUD Natuna, Ners Mohlisin

Selain perlengkapan ibadah, DPK PPNI juga membagikan paket Al-Qur’an untuk memacu semangat anak-anak mendalami ilmu agama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan bakti sosial ini turut dihadiri oleh Dewan Pengarah DPD PPNI Natuna, Ketua DPD PPNI Kabupaten Natuna, serta tokoh masyarakat. Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Masjid Ath Thariq, Drs. H. Ismail Sitam, M.M.

Doa tersebut khusus dipanjatkan untuk keselamatan dan kelancaran para tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas, serta menyambut Hari Raya Idul Fitri yang tinggal menghitung hari.

Mohlisin berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi mampu mempererat silaturahmi antara profesi perawat dan masyarakat Natuna.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perawat tidak hanya ada di sisi pasien, tapi juga ada di tengah masyarakat, siap berbagi dan peduli,” pungkasnya.

(Grd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *