PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan

[CekFakta] KPU Susupkan 52 Juta Pemilih Pemilu 2024 Dalam Pemilih Sementara

Mencerdaskan & Memuliakan - Januari 15, 2024
[CekFakta] KPU Susupkan 52 Juta Pemilih Pemilu 2024 Dalam Pemilih Sementara
Konten hoax terkait : KPU Menyusupkan 52 juta Data Pemilih dalam Pemilu 2024. - (Mencerdaskan & Memuliakan)
RajaBackLink.com
Editor admin

GURINDAM.ID- Beredar postingan video dengan klaim bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyusupkan 52 juta data pemilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Video tersebut juga menyertakan keterangan “52 juta dari DPT Pemilu 2024, 205.853.518=25,26%, Ketua KPU yang melanggar kode etik harusnya dipecat. Data pemilu sumber manipulasi untuk kecurangan

Melansir dari cekfakta.tempo.com, hingga saat ini belum ada bukti adanya temuan penyusupan 52 juta data pemilih pada Pemilu 2024.

Kendati begitu, ada laporan dari Perkumpulan Warga Negara Untuk Pemilu Jujur dan Adil (Jurdil) pada Juni 2023 tentang kecurigaan adanya 52 juta data pemilih yang tidak sesuai persyaratan.

Tetapi, diperlukan penyelidikan lebih lanjut mengenai benar tidaknya 52 juta data pemilih tersebut apakah tidak sesuai syarat atau sengaja diselundupkan.

Adapun berdasarkan rapat pleno yang dihadiri semua perwakilan partai politik peserta Pemilu 2024, KPU telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 pemilih.

Disisi lain, Ketua KPU Hasyim Asy’ari justru mempertanyakan asal data yang beredar tersebut.

“Terkait temuan menyebutkan ada 52 juta data pemilih dalam DPS tidak wajar tersebut, pertanyaan pertama kami begini, dari mana teman-teman LSM ini mendapatkan akses DPS tersebut,” ungkap Hasyim.

Cek Fakta

Adapun menjelang Pemilu 2024, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau agar warga masyarakat mewaspadai penyebaran informasi hoax.

Kondisi itu harus menjadi perhatian bersama. Pasalnya, keberadaan hoax mengenai Pemilu tidak hanya menurunkan kualitas demokrasi namun berpotensi memecah belah bangsa.

Tidak hanya menyasar para capres dan cawapres, isu hoax dan disinformasi yang ditemukan turut menyasar reputasi KPU dan penyelenggaraan pemilu untuk menimbulkan distrust terhadap Pemilu.

Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika mendapatkan informasi yang dapat dimanipulasi atau diselewengkan.

Baca Juga  (CEKFAKTA) Hari ini Beredar Hasil Perolehan Suara di Luar Negeri, KPU Pastikan Hoax

Kominfo pun turut mengimbau agar masyarakat selalu merujuk sumber-sumber tepercaya seperti situs pemerintah dan/atau media yang kredibel.

Daftar Isu Hoaks & Disinformasi :

[HOAKS] Surat Peringatan Mengatasnamakan Ditjen Pajak
[HOAKS] Video Penemuan Pasokan Air di Amerika Serikat Terkontaminasi Virus Corona
[HOAKS] KPU Susupkan 52 Juta Pemilih Pemilu 2024 dalam Daftar Pemilih Sementara
[HOAKS] Giveaway Tebus Murah iPhone Melalui Akun Instagram @disnakerbogorkab

 

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

136452
Users Last 30 days : 3390
Users This Month : 1536
Views This Year : 24401
Who's Online : 0
Your IP Address : 198.251.84.7
Server Time : 2024-04-12
Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya