PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan
Baca Berita Dari Sumber terpercaya Click Baner https://www.anambaskab.go.id

BKPM Rancang Peta Peluang Investasi Proyek Strategis, Ini Sasaran Sektornya

Mencerdaskan & Memuliakan - Juni 22, 2021
BKPM Rancang Peta Peluang Investasi Proyek Strategis, Ini Sasaran Sektornya
Rapat Koordinasi Penyusunan Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategis - (Mencerdaskan & Memuliakan)
RajaBackLink.com

Jakarta, GURINDAM.ID – Kementrian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyusun peta peluang investasi untuk proyek prioritas strategis nasional, agar dapat ditawarkan kepada investor.

Hal tersebut ditujukan untuk memberikan informasi dan data yang akurat terkait dengan peluang investasi berdasarkan kajian, kepada para investor.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebut hasil kajian dengan informasi komprehensif diharapkan dapat membantu investor dalam mengambil keputusan berinvestasi di Indonesia, sehingga dapat mendorong percepatan permulihan ekonomi Nasional.

Bahlil Lahadalia Dalam postingan media sosial yang diunggah pada Senin, (21/6/2021) dia mengatakan Beberapa hari yang lalu melakukan rapat “Koordinasi Penyusunan Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategis Yang Siap Ditawarkan” (18/6).

Dalam acara tersebut, sejumlah kepala daerah yang hadir seperti Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nathaniel Orno juga turut memberikan masukan.

“Kegiatan yang merupakan inisiatif Kementerian Investasi/BKPM ini bertujuan untuk memberikan informasi dan data yang akurat kepada investor akan peluang investasi, khususnya pada proyek prioritas strategis,” tulis dia.

Dia mengatakan, Dengan adanya informasi yang komprehensif dari hasil kajian, diharapkan dapat membantu investor dalam mengambil keputusan berinvestasi di Indonesia, yang tentunya akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Saat masuk ke Kementerian Investasi, saya melihat proses promosi investasi kita seperti mengarang bebas karena belum adanya desain investasi yang terstruktur,” bebernya.

Dengan adanya peta peluang investasi ini, sambung Bahlil, nvestor dapat lebih mudah menetapkan keputusannya dengan proyek yang strategis.

“Kita tidak boleh hanya berpusat pada daerah Jawa, harus ada pemerataan investasi daerah. Maka dari itu dengan adanya peta peluang investasi ini, harus ada keterlibatan pengusaha lokal daerah,” pungkasnya.

Baca Juga  Kepala Bakamla RI Pimpin Pelepasan Jabatan Deputi Inhuker

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengusulkan terkait dengan pelaksanaan Feasibility Study (FS), atau studi kelayakan bisnis untuk sektor-sektor potensial di wilayahnya seperti pariwisata, pertanian, dan pendidikan.

“Kami memohon dukungan dari Bapak Menteri dalam penyusunan FS di beberapa bidang usaha yang potensial, di antaranya adalah industri pengolahan kelapa, industri pengolahan kopi arabika, pengolahan gambir serta pengolahan kakao,” ujar Mahyeldi dari perbincangan virtual, seperti yang dikutip dalam siaran pers, Jumat (18/6/2021).

Sejalan dengan hal tersebut, Gubernur Bali I Wayan Koster juga menekankan pentingnya investasi dalam konteks pemberdayaan sumber daya lokal yang ada untuk menjadi kekuatan perekonomian daerah.

Sementara, Wakil Gubernur Maluku mendukung gagasan tersebut dan kembali menyampaikan potensi investasi di wilayah Maluku.

Misalnya, pengembangan industri pala terutama di wilayah Banda, serta pembangunan pusat kegiatan perikanan dalam rangka mendukung Provinsi Maluku menjadi Lumbung Ikan Nasional.

Kegiatan Penyusunan Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategis 2021 merupakan kelanjutan kegiatan 2020 lalu.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini nantinya berupa peta peluang investasi sebanyak 25 Proyek  yang berlokasi di 20 provinsi di seluruh Indonesia, dalam bentuk pra studi kelayakan dengan analisis di berbagai aspek, infografis (info memo), dan informasi proyek berbasis spasial.

Sektor-sektor yang menjadi fokus pemetaan yaitu sektor pariwisata, pengembangan kawasan dan industri yang terintegrasi kawasan, dan infrastruktur penunjang kawasan. (Cin)

Sumber: Bisnis.com

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

0 3 8 9 5 2
Users Today : 39
Users Yesterday : 18
Users Last 7 days : 238
Users Last 30 days : 14799
Users This Month : 12552
Users This Year : 38951
Total Users : 38952
Views Today : 65
Views Yesterday : 19
Views Last 7 days : 279
Views Last 30 days : 28364
Views This Month : 23443
Views This Year : 71392
Total views : 71393
Who's Online : 0
Your IP Address : 35.175.191.36
Server Time : 2021-07-26
Baca Berita Dari Sumber terpercaya