Direktur PT Ganesha Bangun Riau Menyangkal Dihadapan KPPAD Soal Temuan Kasus Ini

Mencerdaskan & Memuliakan - Oktober 23, 2020
Direktur PT Ganesha Bangun Riau Menyangkal Dihadapan KPPAD Soal Temuan Kasus Ini
Aktifitas proyek di Anambas - (Mencerdaskan & Memuliakan)

GURINDAM.ID – Pihak Managemen PT Ganesha Bangun Riau Sarana, menyangkal telah memperkerjakan anak di bawah umur sebagai buruh harian lepas.

Utusan PT GBRS hadir Dihadapan Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah ( KPPAD) Kabupaten Kepulauan Anambas pada Rabu, 21 Oktober lalu untuk diminta keterangan seperti ditulis Metrosidik.co.Id.

Ronald Sianipar, Ketua KPPAD Kabupaten Kepualuan Anambas saat dikonfirmasi media mengatakan bahwa, pihak perusahaan tidak mempekerjakan La Ode Arif Rahman yang sempat kehilangan jari tangan sebelah kanan saat kecelakaan terjadi di tongkang Persada II pada tanggal 3 Agustus lalu.

Kecelakaan kerja itu terjadi saat pengerjaan pembangunan jembatan Selayang Pandang II di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Ronal menyebut, kurangnya bukti yang menyatakan La Ode Arif Rahman sebagai pekerja pada perusahaan PT Ganesha Bangun Riau Sarana, membuat pihaknya tidak dapat menuntut perusahaan secara pidana telah mempekerjakan anak di bawah umur.

“Cuma gak bisa kalau kita kejar, karena landasannya harus jelas dong. Tetapi mereka merasa tidak mempekerjakan,” sebut Ronal, di Anambas, Rabu, (21/10/2020).

 

Menurut Ronal, KPPAD belum ada salinan data untuk mempertahankan bahwa dia sedang dipekerjakan.

“Kami hanya berpegang pada penjelasan mereka tadi pihak management perusahaan, bahwa anak ini ditampung oleh pihak tongkang bukan pihak PT. Ganesha,” terang dia.

Sementara itu Firmandani, yang disebut-sebut mewakili perusahaan PT. Ganesha sebagai Humas dalam pertemuan itu belum dapat dikonfirmasi.

Selain sebagai humas, Firmandani juga diketahui berprofesi sebagai jurnalis yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Anambas. (Tim)

Sumber: Metrosidik.co.Id

Baca Juga  Kasus COVID-19 Kepri Melandai, Isdianto ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Tinggalkan Komentar

Close Ads X