PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan

KPK dalami saksi pengaturan barang kena Cukai Non Aktif Bupati Bintan April Sujadi

Mencerdaskan & Memuliakan - November 9, 2021
KPK dalami saksi pengaturan barang kena Cukai Non Aktif Bupati Bintan April Sujadi
Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri - (Mencerdaskan & Memuliakan)
RajaBackLink.com

GURINDAM.ID- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin dan Selasa memanggil para saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018.

“Hari ini, pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi terkait pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018 untuk tersangka AS (Apri Sujadi/Bupati Bintan nonaktif),” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, (9/11/2021).

Senin pagi bertempat di Kantor Polres Tanjung Pinang Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Tim Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi untuk Tsk AS dkk, sbb :

Staf Bidang Perindag dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan Bintan Wilayah Kabupaten Bintan dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan di DPMPTSP Kabupaten Bintan Alfeni Harmi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Bintan/Kepala BP Bintan 2011-2016 Mardhiah, Anggota Bidang Perdagangan dan Penanaman Modal BP Bintan Risteuli Napitupulu.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bintan/Anggota (2) Bidang Pelayanan Terpadu BP Bintan Tahun 2011-2013/Wakil Kepala BP Bintan Tahun 2013-2016 Edi Pribadi, Anggota (4) Bidang Pengawasan dan Pengendalian BP Bintan Tahun 2016-sekarang Radif Anandra, dan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bintan/ Wakil Kepala BP Bintan Tahun 2011-3013/Anggota (2) Bidang Pelayanan Terpadu BP Bintan Tahun 2013-2016 Muhammad Hendri.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polres Tanjungpinang, Kepulauan Riau,” ucap Ali.

KPK telah menetapkan Apri Sujadi bersama Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Mohd Saleh H Umar (MSU) sebagai tersangka.

Baca Juga  Tokoh agama Papua Pendeta Albert Yoku: Otsus Berkat Besar dari Tuhan Kepada Papua

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Apri diduga menerima sekitar Rp6,3 miliar dan Mohd Saleh menerima sekitar Rp800 juta.

Sedangkan Hari ini (9/11) TPK terkait pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 s/d 2018 untuk TSK AS

Pemeriksaan dilakukan di Kantor PolresTanjung Pinang alamat Jalan A. Yani, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29122, Jakarta Selata, sbb :
1. YHORDANUS Direktur PT Yofa Niaga Fastya tahun 2010 s.d. 2017
2. BUDIYANTO Swasta
3. AMAN Direktur PT. BERLIAN INTI SUKSES, PT. BATAM SHELLINDO PRATAMA, dan PT. KARYA PUTRI MAKMUR
4. AGUS Direktur CV THREE STAR BINTAN tahun 2009 s.d sekarang
5. SANDI Manager Operasional PT. BINTAN MUDA GEMILANG
6. JUNAEDY BAHAR Direktur PT. SINAR NIAGA MANDIRI.

(Dia)

 

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

0 8 4 1 9 9
Users Today : 13
Users Yesterday : 33
Users Last 7 days : 265
Users Last 30 days : 1581
Users This Month : 46
Users This Year : 16707
Total Users : 84199
Views Today : 41
Views Yesterday : 93
Views Last 7 days : 484
Views Last 30 days : 2590
Views This Month : 134
Views This Year : 24410
Total views : 138113
Who's Online : 0
Your IP Address : 3.235.228.219
Server Time : 2022-07-02
Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya