BOGOR — Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung taklimat akbar bagi jajaran Komandan Satuan TNI di Universitas Pertahanan (Unhan), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026).
Agenda strategis ini mempertemukan sekitar 1.500 komandan dari seluruh matra dengan kehadiran penuh para pimpinan tertinggi angkatan, menciptakan momen konsolidasi pertahanan yang solid dan menyeluruh.
Kehadiran Presiden disambut gegap gempita oleh para komandan satuan lewat lantunan lagu perjuangan “Maju Tak Gentar” dan “Garuda Pancasila” yang membahana. Suasana bertambah khidmat saat seluruh peserta menyanyikan Indonesia Raya, dilanjutkan Mars TNI dan mars masing-masing matra, menegaskan kebanggaan identitas korps TNI AD, AL, dan AU.
Pantauan di lokasi menunjukkan kehadiran lengkap unsur pimpinan tertinggi TNI. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali tampak hadir mendampingi Presiden bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau). Kehadiran para kepala staf ini menjadi penanda kuat sinergi tiga matra dalam menerjemahkan arahan Panglima Tertinggi.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan laporan komprehensif mengenai kesiapan operasional satuan. Acara ini diikuti oleh sekitar 1.500 peserta yang terdiri atas personel Mabes TNI, jajaran TNI AD, TNI AL, TNI AU, serta perwakilan unsur non-struktural. Dari tingkat komando tertinggi hingga Komandan Batalyon hadir, termasuk para Panglima Komando Utama (Pangkotama) dan pejabat struktural di bawahnya.
Taklimat ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian doktrin dan arah kebijakan pertahanan, namun juga memperlihatkan kuatnya integrasi antara TNI dan pemerintah. Sejumlah menteri, wakil menteri, serta pejabat setingkat menteri juga hadir, mempertegas sinergi pertahanan dan pembangunan nasional.
Suasana formal kemudian mencair dalam kebersamaan. Presiden Prabowo menutup kegiatan dengan jamuan santap siang bersama seluruh peserta, memperkuat ikatan langsung antara Panglima Tertinggi dan para komandan satuan yang menjadi ujung tombak pertahanan negara.
Kehadiran penuh pimpinan seperti Laksamana Muhammad Ali, Kasad, dan Kasau dalam forum ini menegaskan bahwa konsolidasi internal TNI terus diperkuat menjelang tantangan strategis 2026. Soliditas tiga matra yang ditunjukkan dalam setiap sesi menjadi cermin profesionalisme dan loyalitas tanpa celah kepada bangsa dan negara.
(Gas)













