Amanah Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali: Prajurit Lanudal Aru Jadi Guru, Selamatkan SD Marfenfen yang Vakum

Sekolah Dasar (SD) Kristen Marfenfen, Kepulauan Aru Selatan
Sekolah Dasar (SD) Kristen Marfenfen, Kepulauan Aru Selatan

ARU SELATAN – Komitmen TNI Angkatan Laut (AL) dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di wilayah terluar Indonesia kembali terbukti. Menjawab tantangan kekosongan tenaga pendidik, Komandan Pangkalan Udara TNI AL (Danlanudal) Aru, Mayor Laut (T) Janjte Katimin, secara resmi membuka kembali kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar (SD) Kristen Marfenfen, Kepulauan Aru Selatan, pada Senin (13/4/2026).

Pembukaan ini menjadi oase di tengah kegelisahan masyarakat setempat setelah aktivitas pendidikan di sekolah tersebut terhenti selama beberapa bulan akibat ketiadaan guru.

Langkah cepat ini selaras dengan arahan dan Amanah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan pentingnya peran TNI AL dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal).

Yang menarik dari pembukaan kembali SD Marfenfen ini adalah inisiatif unik dari personel Lanudal Aru. Tidak hanya hadir secara seremonial, para prajurit justru mengambil peran vital sebagai tenaga pengajar.

Mereka bahu-membahu dengan guru honorer setempat, Ibu Cindi Tirjuil, dan guru sukarelawan, Ibu Regina Tiljur, untuk memastikan anak-anak kembali mendapatkan hak belajarnya.

Adapun prajurit yang ditugaskan untuk misi kemanusiaan pendidikan ini adalah, Serda MPU Muhammad Apippudin, Serda MPU Abdullah Tuasikal, Kld MPU Vitto Firmansyah.

Kehadiran mereka di kelas disambut antusiasme luar biasa oleh para siswa. Pantauan di lokasi, semangat dan keceriaan kembali terpancar dari wajah anak-anak yang telah lama merindukan suasana sekolah.

Mayor Laut (T) Janjte Katimin dalam sambutannya menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk tanggung jawab moral TNI AL terhadap lingkungan sekitar.

“Kami tidak bisa menutup mata melihat anak-anak di sini tidak bersekolah hanya karena tidak ada guru. Ini adalah implementasi langsung dari perintah Bapak Kasal agar TNI AL hadir memberi solusi, bukan sekadar seremonial,” ujarnya.

BACA JUGA :  Wisata Dirgantara Lanud RSA Natuna: Tanamkan Cinta TNI AU Sejak Usia Dini melalui Edukasi Interaktif

Meski saat ini aktivitas belajar telah kembali normal berkat bantuan personel Lanudal Aru, Danlanudal Aru berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah dan dinas terkait untuk menempatkan tenaga pendidik tetap di wilayah tersebut.

“Dengan dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar ini, diharapkan semangat belajar serta prestasi siswa semakin meningkat. Selain itu, dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan guna menjaga keberlanjutan tenaga pendidik, sehingga upaya menciptakan masa depan pendidikan yang lebih baik di Kepulauan Aru Selatan dapat terwujud,” pungkasnya.

Aksi nyata ini menegaskan bahwa tugas prajurit TNI AL tidak hanya menjaga kedaulatan laut, tetapi juga menjaga masa depan generasi penerus bangsa di pulau-pulau terdepan. Hal ini sejalan dengan visi Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk menjadikan TNI AL sebagai institusi yang profesional, modern, dan tangguh sekaligus dicintai rakyat.

Ke depan, diharapkan semakin banyak inisiatif serupa dari satuan-satuan TNI AL lainnya di seluruh pelosok Nusantara untuk turut serta mengatasi kesenjangan pendidikan.

(Grd/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *