NATUNA  

Sigap, Prajurit Batalyon Komposit 1Gardapati Kerahkan Tim Karhutla Padamkan Api di Perumahan Pemda Natuna

Batalyon Komposit 1/Gardapati mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem
Batalyon Komposit 1/Gardapati mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem

NATUNA – Respon cepat ditunjukkan oleh prajurit Batalyon Komposit 1/Gardapati bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Natuna dalam menangani kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Sabtu (4/4/2026).

Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.05 WIB di kawasan Komplek Perumahan Pemda, Natuna. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang yang berhembus di atas lahan kering menjadi penyebab utama api cepat menjalar.

Begitu menerima laporan dari Tim BPBD Satgas Karhutla Natuna, prajurit Batalyon Komposit 1/Gardapati langsung bergerak menuju lokasi. Mereka membawa perlengkapan pemadaman lengkap dan tanpa jeda langsung berkolaborasi dengan, Personel Damkar Natuna, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, Babinsa dan Babinkamtibmas serta Masyarakat setempat.

Hasilnya, kobaran api berhasil dijinakkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun lahan kosong seluas +/- setengah hektar hangus terbakar. Berkat kerja sama yang solid, api tidak sempat meluas ke area perumahan warga.

Danyon Gardapati: Ini Bentuk Nyata Pengabdian TNI

Komandan Batalyon Komposit 1/Gardapati, Letkol Inf M. Ricky P.P.P.A.G.A. yang juga bertindak sebagai Koordinator Operasi Darat Satgas Bencana Cuaca Ekstrim, Kekeringan, dan Karhutla Kabupaten Natuna, menegaskan bahwa kehadiran cepat prajuritnya adalah wujud kepedulian terhadap kesulitan rakyat.

“Kami akan selalu siap siaga, cepat, dan tanggap dalam setiap situasi darurat. Ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI serta tanggung jawab kami terhadap masyarakat di sekeliling,” ujar Letkol Inf M. Ricky.

Peristiwa kebakaran lahan ini menjadi bukti bahwa sinergitas antara TNI, Polri, instansi terkait, dan masyarakat sangat penting, khususnya di wilayah Natuna yang memiliki tantangan geografis yang tidak mudah.

Berkat bahu-membahu semua pihak, situasi pasca kebakaran kini berangsur aman dan kondusif. Batalyon Komposit 1/Gardapati mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan tidak membakar lahan dalam kondisi apapun.

BACA JUGA :  Batu Kasah Permata Tersembunyi Natuna Bersinar di ADWI 2024

(Grd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *