Koarmada 1 Hadir Harlah Jatman Kota Tanjungpinang dan Peringatan Hari Santri

Harlah
Harlah

TANJUNGPINANG — Koarmada I kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat sinergi dengan masyarakat dan tokoh agama. Kehadiran perwira Koarmada I pada peringatan Hari Lahir (Harlah) Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) Kota Tanjungpinang sekaligus Hari Santri di Yayasan Pesantren Al-Khoir, Minggu (18/10), menjadi wujud nyata dukungan TNI Angkatan Laut terhadap pembinaan mental spiritual dan kerukunan umat.

Kehadiran Koarmada I dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI Angkatan Laut terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan mental spiritual masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara TNI AL dengan para ulama, santri, dan masyarakat.

Harlah JATMAN dan peringatan Hari Santri ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai religius, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta meningkatkan peran ulama dan santri dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Nilai-nilai tersebut juga sejalan dengan pembinaan mental dan rohani prajurit TNI Angkatan Laut dalam membentuk personel yang beriman, berkarakter, dan berintegritas.

Momen tersebut terasa begitu hangat. Di tengah hiruk-pikuk tugas menjaga kedaulatan laut, personel Koarmada I hadir menyapa para ulama dan santri — sebuah isyarat bahwa prajurit TNI AL bukan sekadar penjaga garis pantai, tetapi juga sahabat masyarakat yang peduli pada nilai-nilai keagamaan.

Kehadiran mereka disambut hangat oleh para kiai dan santri, mencerminkan hubungan yang erat antara TNI AL dan dunia pesantren.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Koarmada I terus berkomitmen membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan lingkungan pesantren, guna memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan serta mendukung kehidupan bermasyarakat yang damai dan kondusif.

Partisipasi Koarmada I tersebut sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh prajurit TNI Angkatan Laut senantiasa menjaga moralitas, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta hadir memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Dengan langkah ini, Koarmada I membuktikan bahwa kekuatan pertahanan negara berjalan seiring dengan pembinaan iman dan takwa  menjaga laut Indonesia, sekaligus merawat hati masyarakat di daratan.

(Pen1/grd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *