Bupati Natuna Cen Sui Lan Terharu, Dua Atlet Karate Putri Buktikan Anak Daerah Mampu Juara Nasional

Bupati Natuna Cen Sui Lan tak kuasa menahan haru saat menerima dua atlet karate putri peraih emas Kejurnas
Bupati Natuna Cen Sui Lan tak kuasa menahan haru saat menerima dua atlet karate putri peraih emas Kejurnas

NATUNA– Suasana hangat dan penuh keharuan menyelimuti ruang kerja Bupati Natuna, Selasa (14/4/2026). Jauh dari kesan formalitas birokrasi, Bupati Natuna, Ibu Cen Sui Lan, menerima kunjungan spesial dua atlet karate putri asal Natuna yang baru saja mengukir prestasi gemilang di kancah nasional.

Kedua srikandi muda tersebut datang membawa kabar kebanggaan setelah sukses menyabet medali emas dalam dua ajang bergengsi sekaligus: Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate di Jambi dan FORKI Series I di Batam.

Momen ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografis sebagai daerah kepulauan tidak menyurutkan semangat generasi muda Natuna untuk bersinar di level tertinggi.

Dalam pertemuan tersebut, Ibu Cen Sui Lan mengaku sangat terkesan dengan perjuangan para atlet, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas nama Pemerintah Kabupaten Natuna.

“Terima kasih. Kalian sudah membuktikan bahwa anak-anak Natuna mampu bersaing di kancah nasional. Ini bukan sekadar medali, ini adalah bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih keberhasilan,” ujar Cen Sui Lan dengan nada bangga.

Prestasi ini dinilai sangat berarti untuk membangkitkan motivasi pemuda-pemudi lain di Kabupaten Natuna. Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya membuka akses seluas-luasnya bagi pengembangan bakat muda, termasuk menjajaki kerja sama dengan sejumlah sekolah kedinasan.

Di tengah euforia prestasi olahraga, Bupati Cen Sui Lan menitipkan pesan mendalam yang menjadi kunci utama berita ini: Pendidikan adalah prioritas utama.

“Olahraga prestasi boleh terus diasah, tapi yang utama adalah sekolah. Kalian harus pintar-pintar membagi waktu. Saya ingin kalian nanti jadi juara karate yang juga sarjana,” pesannya tegas namun penuh keibuan.

Pesan tersebut diamini oleh Ketua DPC Gokasi Natuna, Herman ST, yang turut mendampingi. Herman mengungkapkan bahwa para atlet binaannya ini memang dikenal sebagai sosok yang disiplin.

BACA JUGA :  TNI AL Gelar Misa Syukur HUT RI ke-80 di Gereja Katedral Jakarta, Perkuat Semangat Kebangsaan

“Anak-anak ini bukan hanya juara karate, tapi juga juara di kelas. Mereka membuktikan bahwa pendidikan dan olahraga bisa berjalan beriringan dengan manajemen waktu yang baik,” ungkap Herman.

Meski berhasil menorehkan prestasi membanggakan, perjalanan karate Natuna tidaklah mudah. Herman ST menyoroti dua tantangan klasik yang masih membayangi atlet daerah: keterbatasan fasilitas latihan dan minimnya jam terbang kompetisi.

“Potensi anak Natuna sangat besar. Mereka punya mental baja. Kami berharap ke depan ada dukungan lebih untuk fasilitas dan keberangkatan ke event nasional agar talenta-talenta emas ini tidak terhenti di tengah jalan,” harapnya.

Pertemuan yang berlangsung akrab itu diakhiri dengan penyerahan tali asih dari Bupati kepada para atlet. Suasana semakin cair ketika Bupati Cen Sui Lan melontarkan candaan kepada pelatih karate, Roy Parlin Sianipar, yang juga dikenal sebagai jurnalis sejak belasan tahun konsentrasi dalam mendidik generasi Natuna dalam bidang olahraga karate.

“Prestasi bagus untuk melatih anak anak Natuna, sampai cetak prestasi Nasional, Jadi pelatih karate saja, Pak Roy, jangan jadi wartawan lagi,” canda Bupati yang disambut gelak tawa hadirin.

Momen hangat ini menjadi potret sinergi antara pemerintah daerah dan insan olahraga dalam mencetak generasi emas Natuna yang berprestasi dan berpendidikan.

(Grd)

 

Editor: Riky Rinovsky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *