Pucuk Pimpinan TNI AL Ingatkan Pengabdian Terbaik untuk Rakyat, Prajurit Lanal Balikpapan Buktikan dalam Evakuasi Korban Tenggelam

Jalesveva Jayamahe” (Di Laut Kita Jaya), jajaran TNI AL
Jalesveva Jayamahe” (Di Laut Kita Jaya), jajaran TNI AL

PASER – Jiwa kemanusiaan dan kesiapsiagaan tinggi yang terus ditekankan oleh pucuk pimpinan tertinggi TNI Angkatan Laut kembali dibuktikan oleh para prajurit di jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Balikpapan.

Dalam sebuah operasi penyelamatan yang mengharukan, personel Posal Tanah Grogot berhasil menunjukkan dedikasi terbaik mereka dengan bersinergi bersama tim SAR gabungan dalam upaya pencarian dan evakuasi korban tenggelam di perairan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Insiden nahas tersebut menimpa seorang pemuda bernama Trisno Lius Timbang (22), warga Desa Batu Kajang, pada Selasa (24/3/2026). Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di perairan sekaligus menjadi momentum bagi aparat untuk bergerak cepat mengabdi kepada masyarakat.

Kronologi Kejadian: Saat Rekreasi Berubah Menjadi Musibah

Peristiwa tragis itu bermula sekitar pukul 12.00 Wita. Korban bersama saudaranya sedang berenang di kawasan Pantai Bura Daya, Desa Pasir Mayang, Kecamatan Kuaro. Karena kondisi air laut yang keruh, keduanya memutuskan berpindah lokasi ke area Sungai Rengit yang berdekatan.

Namun, nahas menimpa saat mereka sedang asyik berenang. Sang saudara sempat melihat Trisno tiba-tiba mengangkat tangannya seolah memberi isyarat tanda bahaya, sebelum akhirnya korban dilaporkan tenggelam dan terseret arus sungai yang cukup deras. Momen yang singkat itu langsung direspons cepat oleh keluarga dan warga sekitar dengan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat.

 

Mengetahui adanya laporan musibah, Prajurit Posal Tanah Grogot jajaran Lanal Balikpapan langsung bergerak tanpa menunggu waktu. Mereka berkoordinasi cepat membentuk tim SAR gabungan yang melibatkan berbagai stakeholder, menunjukkan bahwa penanganan musibah di perairan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Tim gabungan yang bergerak cepat ini terdiri dari, Ditpolairud Polda Kaltim, Sat Polairud Polres Paser, Posal Tanah Grogot (TNI AL), Polsek Kuaro, Babinsa Pasir Mayang, Pospol Pondong, RTD Kideco (Perusahaan setempat), BPBD Tanah Grogot, Dinas Kesehatan Padang Pangrapat dan Masyarakat setempat.

BACA JUGA :  KPK Secara Transparan Mengusut Penyidik Pemeras Wali Kota Tanjungbalai

Dengan semangat kemanusiaan yang tinggi, tim melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian. Kondisi arus yang cukup kuat menjadi tantangan tersendiri, namun berkat kekompakan dan kesigapan seluruh unsur, upaya pencarian membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan, meskipun dalam kondisi telah meninggal dunia. Jenazah Trisno Lius Timbang selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kuaro untuk proses penanganan lebih lanjut.

Implementasi Komitmen Tinggi Pimpinan TNI AL

Kecepatan dan ketulusan prajurit Lanal Balikpapan dalam menangani musibah ini bukanlah kebetulan. Hal ini merupakan implementasi langsung dari arahan pucuk pimpinan tertinggi Angkatan Laut, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Kasal secara konsisten selalu mengingatkan seluruh jajarannya untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat, terutama dalam pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) .

Komandan Lanal Balikpapan, Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono, menegaskan bahwa keterlibatan aktif prajuritnya dalam operasi SAR ini merupakan wujud nyata kesiapsiagaan dalam merespons setiap kejadian di wilayahnya.

“Aksi sigap prajurit Lanal Balikpapan bersama unsur SAR gabungan tersebut adalah bukti nyata pelaksanaan tugas dalam penanggulangan musibah, khususnya di wilayah perairan. Ini sesuai dengan perintah Bapak Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, di mana TNI AL harus hadir dan menjadi solusi bagi kesulitan masyarakat,” ujar Kolonel Topan.

Musibah yang menimpa warga Paser ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban. Namun, di balik duka tersebut, masyarakat melihat langsung bagaimana negara hadir melalui aparat di lapangan. Prajurit TNI AL tidak hanya berperan sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai pelindung yang selalu siap sedia mengamankan dan membantu kesulitan warga, bahkan dalam situasi yang paling genting sekalipun.

Dengan semangat “Jalesveva Jayamahe” (Di Laut Kita Jaya), jajaran TNI AL di bawah komando Laksamana Dr. Muhammad Ali terus berkomitmen untuk menjaga keamanan maritim sekaligus menjadi benteng terakhir kemanusiaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

BACA JUGA :  Kasal Muhammad Ali Tekankan Peningkatan Kompetensi Pendidikan untuk Wujudkan Prajurit TNI AL Profesional Kancah Global

(Gas/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *