Gerindra Belum Tentukan Sikap, Parliamentary Threshold Masih dalam Tahap Simulasi

Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H
Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H

JAKARTA – Partai Gerindra belum mengambil sikap resmi mengenai besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) yang akan diusulkan dalam revisi Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Sikap final partai masih menunggu hasil kajian dan simulasi internal.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad pada Jumat, 30 Januari 2026. “Ya kami juga di Gerindra seperti partai-partai lain masih melakukan simulasi-simulasi,” kata Dasco, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR.

Dasco menegaskan, penentuan besaran PT yang komprehensif tidak hanya dilihat dari kalkulasi internal partai, tetapi juga harus mencermati pandangan publik. Proses pengambilan keputusan di Gerindra akan dilakukan dengan hati-hati.

“Gerindra akan melakukan pengkajian dan membahas, sebelum kemudian akan dikeluarkan sikap resmi partai,” ungkap mantan Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa pembahasan revisi UU Pemilu di tingkat DPR sendiri masih berada pada tahap awal, yaitu mengumpulkan masukan dari masyarakat.

“Sementara di DPR pembahasan tentang undang-undang pemilu itu kan baru juga dalam batas bagaimana mengambil partisipasi publik,” pungkas Dasco.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun isu PT menjadi pembicaraan panas, proses legislatifnya masih panjang.

Setiap fraksi di DPR, termasuk Gerindra, tampaknya masih menimbang berbagai aspek elektoral dan politik sebelum menentukan posisi final mereka mengenai angka parliamentary threshold untuk Pemilu 2029 nanti.

(Grd/Drs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *