PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan

[CEKFAKTA] Connie Bakrie Dianggap Sebar Hoax, TKN Prabowo Gibran Beberkan Fakta

Mencerdaskan & Memuliakan - Februari 11, 2024
[CEKFAKTA] Connie Bakrie Dianggap Sebar Hoax, TKN Prabowo Gibran Beberkan Fakta
Cek fakta - (Tampilan gambar Scrensort Gurindam.id)
RajaBackLink.com
Editor admin

GRINDAM.ID- Beredar Video Connie Rahakundini Bakrie, membeberkan mengenai masa jabatan yang panjang bagi Prabowo video itu menampilkan pernyataan Connie dalam percakapannya dengan Rosan Roeslani Diunggah oleh akun X @Jangkaru911, yang sampai artikel ini dibuat videonya sudah ditonton sebanyak 550 ribu kali, Minggu (11/2/2024).

Dalam rekaman tersebut, Connie juga menyatakan bahwa Rosan menyampaikan bahwa Prabowo akan memegang jabatan sebagai kepala negara selama dua tahun, dan setelah itu, jabatan tersebut akan dilanjutkan oleh Gibran.

Penelusuran Cek Fakta

Rosan Roeslani, Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, dalam keterangan pers bersama media click link, dia menepis Pernyataan Connie Rahakundini Bakrie yang menceritakan pembicaraannya dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani, viral di media sosial. Connie menyebut Rosan sempat membeberkan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto hanya akan menjalani jabatan presiden selama 2 tahun jika menang pada Pilpres 2024.

Dalam video yang beredar, Connie mengatakan sempat bertemu dengan Rosan terkait rencananya bergabung dengan TKN. Connie pun mengaku kaget saat diminta Rosan bergabung dalam tim sukses Prabowo-Gibran.

“Saya bilang apa dulu saya mau tanya emang Pak Prabowo ini bakal jadi presiden berapa lama? Ini menyampaikan Pak Rosan loh, duta besar kita, mantan, di Amerika. Jadi rencananya dua tahun. Tiga tahun berikutnya diikuti oleh Gibran,” kata Connie dalam video tersebut, dikutip Minggu (11/2/2024).

Rosan buka suara terkait pernyataan Connie itu. Menurutnya, informasi yang disebut oleh Connie itu bukan berasal dari dirinya. Rosan menyayangkan pernyataan yang dilontarkan oleh Connie.

“Pernyataan yang dua tahun itu bukan datang dari saya. Beliau (Connie) mengatakan, ‘Ini gimana kalau sudah dua tahun, atau kalau tiba-tiba Pak Prabowo, saya ini orang intelijen, bisa saja Pak Prabowo diracun, bisa lebih cepat, itu gimana?’, dia bilang begitu,” ujar Rosan dalam konferensi pers di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta Selatan.

Baca Juga  Danlanal Tarempa Tinjau Aset di Anambas

“Saya bilang, ‘Bu, udahlah, itu tidak pantas. Ya sudahlah, kita, sih, nggak ada pikiran seperti itu lah, janganlah’,” lanjutnya.

Rosan mengaku kaget dengan sikap Connie. Seharusnya, dia melanjutkan, pernyataan itu tidak keluar dari seorang akademisi seperti Connie.

“Saya sangat terkejut dan juga sedih juga. Karena ini datang dari Ibu Connie yang seorang akademisi dan intelektual, yang mestinya tidak menyebarkan berita-berita yang tidak benar, berita-berita kebohongan seperti itu,” imbuhnya.

Rosan mengaku tidak mengenal Connie secara langsung. Dia menuturkan baru bertemu Connie ketika mengajaknya bergabung ke TKN. Pertemuan itu, sebutnya, terjadi sekitar November 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Rosan juga mengungkap bahwa mereka tidak berhadapan langsung satu sama lain dengan Connie, tetapi ada empat orang yang hadir di lokasi. Dua di antaranya adalah perwakilan dari Connie dan Ketua Tim Media Prabowo.

“Saya dikontak oleh ketua tim media Pak Prabowo bahwa Bu Connie ingin bertemu dengan saya. Saya tanya untuk apa, untuk dua hal. Satu, ingin bergabung dengan tim Pak Prabowo dan Mas Gibran, dan juga ada aspirasi pribadi beliau,” kata dia.

“Saya bilang, ya kalau ada orang mau bergabung tentunya saya terbuka. Beliau didampingi oleh ada 1 orang lagi, saya lupa. Kemudian oleh ketua tim media Mas Angga, datang ke kantor saya. Bulan November akhir, datang ke kantor,” imbuhnya.

Penjelasan Connie Disalin Gurindam.id Dari Detiknews.com

Connie pun memberikan penjelasan terkait beredar video pernyataannya tersebut. Dia menyebut apa yang disampaikan dalam video tersebut berdasarkan hasil diskusinya dengan Rosan.

“Saya sampaikan sesuai apa yang saya sampaikan dari diskusi saya saat bertemu H.E Rosan,” kata dia, minggu (11/2).

Baca Juga  Menjadikan Isu Kedaulatan dan Konflik Laut China Selatan Masalah Bersama Anak Bangsa

“Bagaimana saya yang tahu hanya akan 2 tahun, atau 1 tahun, atau 3 tahun, atau full 5 tahun? Saya kan hanya diundang datang ke tempat beliau dan kemudian diterangkan ini dan itu tentang posisi ke depan paslon 02,” tambahnya.

Connie juga menutup kemungkinan dirinya masuk ke TKN. Dia mengatakan hanya sempat menjadi dewan pakar ketika berkiprah di Partai NasDem.

“Wah nggak mungkin (ingin masuk TKN) sangat karena saya dari sejak dulu memilih jadi akademisi murni,” katanya.

Profil Conni Rahakundini 

Connie lahir di Bandung pada 3 November 1964. Connie merupakan anak dari pasangan Dr Bakrie Arbie dan Nyi Raden Sekarningsih Ardiwinata. Ayah Connie, Dr Bakrie Arbie merupakan ahli nuklir Indonesia generasi kedua.

Connie diketahui menikah dengan Djaja Suparman dan dikaruniai tiga buah hati, yaitu Audindra, Samantha Deandra Azzaria, dan Aurelle Alessandra Merkava.

Riwayat Pendidikan Connie Rahakundini 

Sosok Connie Rahakundini dikenal sebagai seorang akademisi sekaligus pengamat militer dan pertahanan. Ia juga kerap kali berbagi pengalaman dan pandangannya di beberapa acara podcast YouTube. Salah satu podcast rutinnya yaitu dalam channel R66 Newlitics bersama Mardigu Wowiek dan Helmy Yahya.

Connie memiliki riwayat pendidikan yang mentereng. Ia pernah pernah kuliah di APCSS (Asia Pasific Centre for Security Studies), Honolulu, Hawaii.

Selain itu, ia juga pernah bergabung dengan Chevening Executive Programme for Democracy and Security di Birmingham University, Inggris.

Dalam upayanya menyelesaikan program disertasi di Universitas Indonesia, Connie pernah berkesmpatan mengikuti pendidikan sebagai Senior research Fellow di INSS (Institue of National Security Studies), Tel Aviv, Israel.

Connie mahir berbicara dalam pertemuan internasional. Beberapa forum menjadi tempat Connie menuangkan gagasan seperti National Defense University (NDU), Washington D.C. Global Security Meeting di Bratislava, Slovakia, ASEM-EU Regional Security Architecture Meetings, Centre for Security Policy (CCSP), Switzerland.

Baca Juga  Wawako Apresiasi Bagi Insan Wujudkan Keberadaan Museum Kota Batam

Dulunya, Connie Bakrie juga sempat menjadi Anggota Dewan Pakar Partai Nasdem sebelum akhirnya hengkang pada bulan April lalu.

CLIK LINK: RUJUKAN KETERANGAN PERS TKN PRABOWO, Video Rosan Tepis Cerita Connie

Konten ini diproduksi Gurindam.id sebagai upaya untuk melawan hoaks, informasi bohong, konten palsu dan sejenisnya.

 

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

140194
Users Last 30 days : 1416
Users This Month : 988
Views This Year : 29746
Who's Online : 0
Your IP Address : 34.239.176.54
Server Time : 2024-06-22
Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya