PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan

Latihan Bersama Super Garuda Shield 2023,TNI AL Pimpin Pendaratan Amfibi

Mencerdaskan & Memuliakan - September 20, 2023
Latihan Bersama Super Garuda Shield 2023,TNI AL Pimpin Pendaratan Amfibi
Commander Task Group (CTG) Amphibious Exercise Laksamana Pertama TNI Tunggul - (Mencerdaskan & Memuliakan)
RajaBackLink.com

GURINDAM.ID- Perhelatan latihan bersama yang diikuti oleh 17 negara sahabat juga merupakan wujud diplomasi militer yang dilakukan oleh TNI berjalan sukses.

TNI Angkatan Laut (AL) memimpin Latihan Bersama (Latma) Multilateral Super Garuda Shield 2023 yang memasuki tahapan Sea Phase atau pendaratan amfibi di Perairan Banongan, Situbondo, Jawa Timur. Latihan tersebut digelar mulai 8 – 12 September 2023.

Selain kecanggihan alutsista yang ditampilkan, latihan ini juga menunjukan keterampilan dan kemampuan para personil yang mengawakinya karena sehebat apapun sebuah senjata sangat bergantung kepada orang yang mengoperasikannya.

Latihan ini sekaligus menunjukan kepada rakyat dan bangsa Indonesia sebagai akuntabilitas TNI dalam melaksanakan apa yang sudah diamanahkan oleh rakyat.

tahapan Sea Phase atau pendaratan amfibi di Perairan Banongan, Situbondo, Jawa Timur.

tahapan Sea Phase atau pendaratan amfibi di Perairan Banongan, Situbondo, Jawa Timur.

Gelaran ini juga menjadi laporan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa TNI selalu berlatih keras dan berusaha menjadi tentara yang profesional, menjaga harkat dan martabat rakyat serta bangsa Indonesia.

Dalam latihan sea phase ini, TNI AL mengerahkan beberapa KRI seperti KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Sultan Hasanudin-366, KRI Surabaya-591, KRI Tombak-629, KRI Teluk Banten 516 serta melibatkan 700 prajurit Marinir serta material tempur di antaranya tank amfibi, LVT, KAPA. Sementara, Amerika mengerahkan USS Green Bay dan Singapura melibatkan RSS Endeavour dan RSS Vigour.

Operasi Amfibi Multinasional Bukti Interoperabilitas Kunci Operasi Gabungan

Operasi Amfibi Multinasional Bukti Interoperabilitas Kunci Operasi Gabungan

“Memang betul TNI AL yang memimpin, mereka mengikuti apa yang sudah kita rencanakan. Dari semua perbedaan baik doktrin, kebijakan suatu negara dan perbedaan alutsista yang digunakan, sampai sejauh ini dapat kita atasi karena semua sudah kita bicarakan dengan sangat detail,” ujar Commander Task Group (CTG) Amphibious Exercise, Laksamana Pertama TNI Tunggul, Minggu (10/9/2023).

Baca Juga  Resmikan Kotaku Di Kota Batam, Cen Sul Lan: Program Pro Rakyat Harus Dilanjutkan

Laksma TNI Tunggul menyampaikan, karena TNI AL yang memiliki pemahaman terhadap area operasi sehingga negara yang ikut dalam SGS 2023 ini mempercayakan Indonesia memimpin jalannya tahap sea phase ini.

Sea phase pada latihan SGS 2023 akan melaksanakan beberapa serial latihan yang dilaksanakan oleh unsur-unsur dari TNI AL, Amerika dan Singapura seperti Miscex 832 – Screen Exercise, Recognized Air Picture (RAP), Adex 322 – Single Aircraft Attack on HVU, Damage Control Exercise (DCEX), Photoex, Gunex, dan Amphibious Assault.

Latihan SGS ini melibatkan tiga matra TNI yaitu, TNI AD, AL, dan AU. Dalam latihan ini dikerahkan ribuan prajurit. Termasuk tentara dari negara sahabat yang ada di kawasan Indo-Pasifik di antaranya Indonesia, Amerika Serikat (US), Australia, Jepang, Singapura, Inggris, dan negara pengamat dari Inggris, Singapura, Jepang, Australia, Selandia Baru, Kanada, Papua Nugini, Brunei Darussalam, Perancis, Jerman, Filipina, Korea Selatan, dan Timor Leste.

Foto Puspen TNI

Foto Puspen TNI

Selain latihan, juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial (Encap) berupa perbaikan beberapa fasilitas umum yang dilaksanakan oleh Marinir TNI AL dan US Army seperti pengerasan jalan tank sepanjang 1.700 meter dan lebar 4 meter serta merenovasi gedung sekolah dan fasilitasnya di SDN 02 Sumber Rejo Situbondo.

Latgabma SGS 2023 ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama militer dan hubungan militer yang positif, mengembangkan dan meningkatkan kemampuan untuk melaksanakan fungsi gabungan, prosedur staf memanfaatkan kemampuan kodal dari fungsi gabungan yaitu, Mabes Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Koopssus TNI.

“Gerakan inj juga positif dalam peningkatan interoperability TNI dan US Indopacom dalam hal kapasitas untuk merencanakan operasi gabungan bersama,” katanya.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan pesan agar pelaksanaan latihan ini memedomani dan mengimplementasikan rencana latihan yang telah disampaikan sehingga Latma SGS 2023 dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Baca Juga  Mari sukseskan Vaksinasi, Panglima TNI: Covid-19 Tidak Memandang Siapa, Pangkat dan Jabatan

(Dia)

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

139858
Users Last 30 days : 1482
Users This Month : 652
Views This Year : 29312
Who's Online : 0
Your IP Address : 54.36.149.248
Server Time : 2024-06-14
Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya