PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan

Ketua Komisi I DPRD Anambas : Peran Orangtua Penting Dalam Menekan Aksi Asusila

Mencerdaskan & Memuliakan - Maret 16, 2023
Ketua Komisi I DPRD Anambas : Peran Orangtua Penting Dalam Menekan Aksi Asusila
 - (Ketua Komisi I DPRD Anambas, Hj. Tetty Hadiyati)
RajaBackLink.com
Editor Redaksi

ANAMBAS -Mulai kembali maraknya kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur yang sudah tercatat 6 kasus pada awal tahun 2023 ini, tentu menjadi atensi yang serius oleh Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas.

Ketua Komisi I DPRD Anambas, Hj. Tetty Hadiyati mengatakan, maraknya kasus pencabulan tersebut terjadi dikarenakan kurangnya pengawasan dari para orangtua serta dibarengi dengan kecanggihan era teknologi saat ini.

Sehingga, dengan situasi tersebut, sehingga anak-anak banyak yang mengikuti gaya hidup layaknya orang dewasa.

“Dengan era teknologi semakin canggih saat ini, banyak anak-anak yang sudah mengerti gaya hidup layaknya orang dewasa, hal tersebut karena konten-konten yang beredar di internet dapat ditonton secara umum, oleh karena itu peran orangtua sangat penting dalam mengontrol aktifitas anak melalui Smartphone,” ujarnya, Kamis (16/03/2023).

Ditambah lagi, apabila ada sebuah acara keramaian di Anambas, banyak ditemukan anak-anak dibawah umur yang masih berkeliaran meskipun waktu sudah menunjukkan tengah malam.

“Seperti misalnya ada suatu pertandingan ataupun acara hiburan yang diselenggarakan disini, kita masih melihat banyak anak-anak dibawah umur yang ikut meramaikan acara itu, walaupun kondisinya sudah larut malam, hal itu yang memicu terjadinya aksi asusila terhadap anak dibawah umur,” sebut Tetty.

“Oleh karena itu, peran orangtua dalam mengawasi anak-anaknya sangat diperlukan, kita tentunya tidak ingin tindakan pencabulan terhadap anak dibawah umur ini kembali terjadi di daerah kita,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Tetty yang kerap disapa Bunda juga menjelaskan, bahwa pihaknya kurang setuju dengan adanya biduan yang masih dibawah umur.

Hal tersebut dikarenakan saat ini kerap ditemukan biduan-biduan yang masih dibawah umur itu masih tetap tampil diatas panggung hingga larut malam.

“Untuk biduan dibawah umur itu, kita tidak setuju apabila mereka tampil saat tengah malam, oleh karenanya, kita meminta kepada pihak-pihak yang mengundang biduan tersebut agar menerapkan jam tampilnya tidak lebih dari jam 10 malam,” jelas Bunda Tetty.

Baca Juga  Paska Penerapan Jam Malam, Kasus Covid-19 di Anambas Menurun

Dirinya juga berpesan kepada para orangtua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anaknya, guna mencegah adanya kasus pencabulan dibawah umur kembali di Anambas.

“Saya juga orangtua, maka itu kami minta kepada para orangtua untuk terus mengawasi anak-anaknya, karena pengawasan orangtua dalam mengawasi anak-anak memiliki peran yang penting dalam menghentikan aksi asusila di Anambas,” harapnya. (FR)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

100417
Users Last 30 days : 2662
Users This Month : 1651
Views This Year : 8290
Who's Online : 0
Your IP Address : 216.73.158.160
Server Time : 2023-03-20
Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya