PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan

PT PLN Dukung Pencapaian Target Karbon Netral

Mencerdaskan & Memuliakan - Agustus 15, 2021
PT PLN Dukung Pencapaian Target Karbon Netral
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
RajaBackLink.com
Editor Redaksi

GURINDAM.ID- PT PLN (Persero) berkomitmen mendukung pencapaian target karbon netral pada 2060 melalui teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon atau carbon capture, utilization, and storage (CCUS).

Bahan karbon netral adalah sistem energi yang tidak memiliki emisi gas rumah kaca bersih atau jejak karbon.

Dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/8/2021), Direktur Perencanaan Korporat PLN Evy Haryadi mengatakan, pemanfaatan teknologi CCUS bisa menjadi alternatif inovasi yang berpeluang untuk dikembangkan selaras dengan proyek energi baru dan terbarukan (EBT).

“Secara umum, CCUS dapat mereduksi karbon sebesar 90 persen dari pembangkit berbahan bakar fosil. Sementara 10 persen sisanya harus kita penuhi dengan menggunakan teknologi energi baru terbarukan lain demi mencapai target net zero emission pada 2060,” kata Evy.

Menurut Evy, penerapan teknologi CCUS masih perlu dikaji terutama dari sisi investasi. Namun, investasi yang dibutuhkan diperkirakan masih memungkinkan untuk diterapkan pada pembangkit yang masih layak beroperasi milik PLN.

“PLN ingin menghadirkan listrik yang dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia, pembangkit dengan CCUS masih kami pelajari seiring dengan makin murahnya teknologi, maka opsi teknologi itu bisa menjadi pilihan,” ungkap Evy.

Evy menuturkan, PLN akan mulai memensiunkan generasi pertama PLTU batu bara pada 2030 dan dilanjutkan pada tahun berikutnya, sehingga pada 2060 seluruh PLTU batu bara digantikan pembangkit berbasis energi hijau.

“Beberapa pembangkit yang sudah berjalan akan dikonversi dengan menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, seperti implementasi program co-firing biomassa,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, strategi lainnya terus dijalankan PLN termasuk pengkajian teknologi CCUS, memperluas penggunaan kendaraan listrik, hingga mengonversi pembangkit listrik primer tenaga diesel dan batu bara dengan pembangkit energi baru terbarukan secara bertahap.

Sementara itu, ahli CCUS dari Badan Energi Internasional Adam Baylin-Stren, optimistis teknologi tersebut akan memainkan peran penting dalam mendukung transisi energi bersih di Asia Tenggara.

Baca Juga  DPC HPI Anambas Berharap Di Kabupaten Kepulauan Anambas Bisa Terbitkan VOA

Menurut Adam, selain dapat mengurangi emisi karbon, teknologi CCUS dapat mendukung peluang ekonomi baru terkait dengan produksi hidrogen dan amonia.

“Investasi masa depan pengembangan CCUS akan bergantung pada pembentukan kerangka hukum dan peraturan, serta insentif,” kata Adam.
(Isp/jrg)

 

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

0 8 9 5 9 7
Users Today : 5
Users Yesterday : 28
Users Last 7 days : 236
Users Last 30 days : 1716
Users This Month : 1437
Users This Year : 22105
Total Users : 89597
Views Today : 5
Views Yesterday : 41
Views Last 7 days : 388
Views Last 30 days : 2643
Views This Month : 2206
Views This Year : 32774
Total views : 146477
Who's Online : 0
Your IP Address : 3.235.173.74
Server Time : 2022-09-25
Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya