PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan
Baca Berita Dari Sumber terpercaya Click Baner https://www.anambaskab.go.id

Catatan Kecil Dari Pulau Subi Dulu Dan Kini, Terimakasih Presiden Joko Widodo

Mencerdaskan & Memuliakan - Juni 11, 2021
Catatan Kecil Dari Pulau Subi Dulu Dan Kini, Terimakasih Presiden Joko Widodo
Suasana Pantai Pulau Subi Natuna 2021 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
RajaBackLink.com

NATUNA, GURINDAM.ID– Sungguh jauh dari istana menuju pulau Natuna terlebih lagi Kecamatan Subi, Namun radar Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo tembus sampai ke sini Pulau (Subi) ujung utara Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Terlebih saat pemerintahan Jokowi, dirinya memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul sebagai bagian dari sebuah bentuk kerangka besar jawaban dari solusi permasalahan yang ada di Negeri ini.

Cerita soal Negeri perbatasan Dimana jalur pada ALKI I yang difungsikan untuk pelayaran dari Laut Cina Selatan melintasi Laut Natuna utara, Selat Karimata, Laut Jawa, dan Selat Sunda ke Samudera Hindia, dan sebaliknya dan untuk pelayaran dari Selat Singapura melalui Laut Natuna utara.

Wujud nyata Negara hadiri didepan mata kini dirasakan rakyat buah pembangunan Indonesia. Sekali lagi Terimakasih Bapak Jokowi tentu bersama harapan Masyarakat pulau Subi Natuna umumnya buah PembangunanNYA.

Melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menjemput harapan warga perbatasan.

Baru baru ini melalui Direktur Perizinan dan Kenelayanan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Ridwan Mulyana

membawa para penyuluh ahli di bidangnya, tak tangung tangung para ahli itu langsung terjun ke pulau Subi memberikan penyuluhan perikanan kepada nelayan dan masyarakat lengkap dengan pondasi perekonomian warga akan dipersiapkan.

Mundur kebelakang yang dulu pulau ini begitu sulit akan akses tempuh transportasi laut kini hadir Kapal Rol rol kapal tol laut Pelni, KM Sabuk Nusantara 80 berandar di dermaga Pelabuhan Subi dengan panjang pelabuhan 2 Kilo meter buah pembangunan Kementerian Perhubungan RI.

Tidak sampai disitu yang dulu masyarakat betapa sulit untuk membeku air ES akan digunakan untuk mencari ikan di laut lantaran Listrik yang hanya hidup 12 Jam, kini buah pembangunan, Pulau Subi telah dialiri listrik 24 jam sehingga pusat kesehatan, sarana umum tempat tempat ibadah dan motor penggerak ekonomi warga semakin tumbuh membaik.

Baca Juga  Wawako Amsakar ajak Umat Perkuat Ukuwah Islamiah

Selain infrastruktur, Jokowi juga menerapkan kebijakan seperti “BBM Satu Harga”, sebagai wujud nyata pemerataan energi di Indonesia termasuk Natuna.

Yang gelap kini menjadi terang bahkan pada situasi pandemi melanda dunia saat ini dimana anak sekolah harus belajar di rumah mengunakan sarana daring. Cukuplah memuaskan hingga kepelosok desa kini warga telah pun bisa menikmati akses layanan jaringan Internet 4G.

Pulau Subi terkenal sport Ikan, dimana hasil laut berupa panen dari pembudidaya ikan yang diserap untuk memenuhi permintaan ekspor tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Natuna seperti kecamatan Bunguran Barat, Bunguran Timur, Midai, Serasan, Pulau Tiga, Pulau Laut.

Tak dipungkiri pulau Subi merupakan lumbung ikannya Kabupaten Natuna.

Penulis mengarungi Pulau Subi pada Jumat, (11/6/2021) sore ditempuh perjalanan dari pusat kabupaten Natuna sekitar 7 jam menggunakan kapal pompong.

Sementara menuju Kalimantan sekitar 17 jam, Perjalanan laut menuju Sematan, Malaysia, sekitar 8 jam.

Cerita lebih dalam, dimana jarak antara Subi Besar dengan Subi kecil tidak terlalu jauh dan mudah ditempuh hanya melewati jembatan yang ada di Selat Nasi, yang sebenarnya lebih tepat disebut Kukupan Nasi.

Kebiasaan unik yang terdapat di Pulau Subi ini, yaitu warga tidak pernah mencabut kunci motornya saat diparkir, baik itu di depan rumahnya sendiri, depan rumah orang lain, maupun di toko.

Hal tersebut karena warga sudah percaya satu sama lain sehingga apabila kunci mereka cabut, malah dinggap tidak percaya dan mencurigai warga lain.

Selain itu warga juga tidak pernah mengunci pintu rumah mereka dan membiarkannya terbuka walaupun tidak ada orang.

Hal ini tentunya sangat menarik, betapa kepercayaan warga Subi antara satu dengan yang lain.

Baca Juga  Makin Berkembang, Kasus Covid-19 di Malaysia Tembus 4 Ribu per Hari

Saat berlibur kesini, dapat dibilang Anda dapat melakukan berbagai jenis kegiatan wisata di pulau ini.

Khususnya adalah dalam hal wisata alamnya dan wisata religi-sejarahnya.

Misalnya saja untuk wisata pantai. Ada beberapa pantai yang dapat Anda kunjungi saat di pulau ini.

Ada pantai Arung Boyo, ada pantai Air Lingkung, pantai Bidadari dan pantai Duyung. Di sini terlihat hamparan laut luas yang langsung berhadapan lintasan Kapal Luar Negeri.

Garis pantainya sepanjang dua kilometer. Sepanjang pesisirnya terdiri dari hamparan bebatuan hasil pigmentasi air laut.

Diving atau snorkling bisa menjadi aktivitas yang mengasyikkan karena karangnya masih alami dan banyak ikan hiasnya.

Di pulau ini juga ada gua-gua tempat burung walet bersarang, dataran padang rumput yang luas, pohon kelapa sepanjang pantai, dan spot memancing.

Selain itu juga ada pesona wisata alam Batu Ampar, bukit Lampu dan wisata alam lainnya.

Pada pulau ini, juga ada daya tarik lainnya, yaitu keberadaan makam-makam kuno muslim yang ada di tempat ini. Sehingga semakin menarik minat wisatawa lebih-lebih yang menyukai wawasan tentang sejarah.

Berwisata Sambil Mengenal Sejarah Di Pulau Subi terdapat peninggalan dari penjajah Jepang sebuah bandar udara yang sudah tidak terpakai. Panjang landasan pacu kurang lebih 1 kilometer.

Di Pulau Subi juga terdapat prasasti yang disebut masyarakat sekitar dengan Bukit Lampu.

Prasasti ini sebagai tanda salah satu pulau terluar dari wilayah Republik Indonesia.

“Pak Jokowi membangun Negeri dengan sepenuh hati, demi terwujudnya Indonesia yang didalamnya terdapat pemerataan pembangunan, sehingga terciptanya masyarakat yang sejahtera dan terciptanya masyarakat yang unggul dalam sektor mana pun, berhenti untuk menanyakan komitmen beliau!,” tutup Ipin salah satu tekong kapal Kecamatan yang kami tumpangi dari Ranai sampai dengan selamat ke Pulau Subi hari ini. (Riky)

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

0 3 8 9 5 2
Users Today : 39
Users Yesterday : 18
Users Last 7 days : 238
Users Last 30 days : 14799
Users This Month : 12552
Users This Year : 38951
Total Users : 38952
Views Today : 65
Views Yesterday : 19
Views Last 7 days : 279
Views Last 30 days : 28364
Views This Month : 23443
Views This Year : 71392
Total views : 71393
Who's Online : 0
Your IP Address : 35.175.191.36
Server Time : 2021-07-26
Baca Berita Dari Sumber terpercaya