PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Pengukuhan Pengurus Kadin Indonesia Periode 2020-2025
Baca Berita Dari Sumber terpercaya Click Baner https://www.anambaskab.go.id

Serapan APBD Kepri Baru 10,08 Persen, Ekonomi Kepri Goyang

Mencerdaskan & Memuliakan - Mei 21, 2021
Serapan APBD Kepri Baru 10,08 Persen, Ekonomi Kepri Goyang
rapat kordinasi Forkopimda yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo di Gedung Daerah,Tanjungpinang, Rabu, (19/5/2021) lalu - (Mencerdaskan & Memuliakan)
RajaBackLink.com
Editor admin

KEPRI, GURINDAM.ID – Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri hingga bulan April 2021 masih jauh dari harapan.

Dalam rapat kordinasi Forkopimda yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu, (19/5/2021) lalu, serapan APBD Kepri hanya 10,08 % dengan pertumbuhan ekonomi 1,19 % Q1 Tahun 2021 lebih rendah dari Nasional.

Dengan serapan APBD yang rendah ini dinilai bakal berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

Pengamat Ekonomi, Sudirman Hadisaputro menilai serapan anggaran APBD per April 2021 sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi secara makro.

“Sehingga pembangunan ke depan yang telah dianggarkan akan terhambat. Kita kasihan dengan masyarakat,” ujar Sudirman, Jum’at, (21/5/2021).

Ia melanjutkan, jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka dapat dipastikan akan menghambat pembangunan yang telah dirancang sejak awal.

“Bisa-bisa nanti pada tahun 2022, Pemerintah Pusat pasti enggan menggelontorkan banyak dana APBN ke Kepri ini. Karena minimnya serapan APBD,” tegas Sudirman.

Ia juga menyayangkan, beberapa waktu yang lalu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengklaim jika serapan APBD ini terhambat karena ada pergantian sistem keuangan daerah. Kemudian diduga Ansar juga tengah merestrukturisasi APBD Kepri 2021.

“Agar APBD cepat terserap seharusnya, jalankan saja APBD itu. Kan APBD itu sudah disusun jauh-jauh hari. Jangan di restrukturisasi. Karena di Kepri ini 75 persen ekonomi bergerak karena adanya APBD,” kata Sudirman.

Terakhir, ia menyarankan agar Pemerintah Provinsi Kepri untuk mengatasi permasalahan penyerapan APBD yang anjlok ini, harus duduk bersama dan jauhkan ego masing-masing stakeholder.

“Pemprov harus mengetahui dulu permasalahannya apa. Dan Pemprov harus menyelesaikan perencanaan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan sejak awal,” tutur Sudirman.

Baca Juga  Kapal Nyaris Tengelam Akhirnya KN. Pulau Nipah Berhasil Selamatkan Nyawa Nelayan

Seperti diketahui, APBD Kepri tahun 2021 disahkan sebesar Rp 3,986 Triliun, dan mengalami peningkatan sebesar 0,7 persen atau sebanyak Rp 29 Miliar dari jumlah APBD Kepri tahun 2020 sebesar Rp 3,957 Triliun. (imd/grd)

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

0 1 8 1 6 8
Users Today : 228
Users Yesterday : 503
Users Last 7 days : 6595
Users Last 30 days : 18167
Users This Month : 10549
Users This Year : 18167
Total Users : 18168
Views Today : 419
Views Yesterday : 995
Views Last 7 days : 10733
Views Last 30 days : 30498
Views This Month : 17158
Views This Year : 30498
Total views : 30499
Who's Online : 2
Your IP Address : 54.36.149.69
Server Time : 2021-06-13
Baca Berita Dari Sumber terpercaya