Cukup Bayar Seikhlasnya, Polisi Ini Gelar Razia Perut Lapar Di Tanjungpinang

Mencerdaskan & Memuliakan - Februari 17, 2021
Cukup Bayar Seikhlasnya, Polisi Ini Gelar Razia Perut Lapar Di Tanjungpinang
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)

TANJUNGPINANG, GURINDAM.ID – Dengan menggunakan mobil jeep, Panit Intelkam Polsek Kawasan Khusus Pelabuhan (KKP) Sri Bintan Pura, Bripka Zulham Syahputra menggelar razia perut lapar di depan Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu, (17/2/2021).

Saat itu, Zulham ditemani istri sedang asyik melayani masyarakat yang “terkena” razia.

Zulham mengatakan, razia perut lapar ini dilakukan perdana pada hari ini dimulai dari pukul 13.00 WIB hingga selesai.

“Kita buat razia ini, berawal dari niat saya dan istri ingin membantu orang yang sedang kesulitan pada pandemi COVID-19 ini. Karena saya sering jumpai masyarakat yang kesulitan membeli makanan karena harganya mahal,” ujar Zulham.

Dari keadaan itu, ia beserta sang istri Findinita, memikirkan bagaimana cara untuk membantu orang yang sedang sulit, namun tidak merendahkannya.

“Meskipun ini nasi bantuan, tapi karena tidak mau merendahkan mereka, maka mereka tetap membeli nasi ini namun dengan harga Rp 1000 rupiah atau seikhlasnya. Mereka bayarnya dengan cara masukkan ke uang ke dalam toples. Jadi, saya tidak tau mereka bayarnya berapa,” ujar Pengawal Pribadi mantan Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul ini.

Meski ia mematok harga Rp 1.000 atau seikhlasnya, ada masyarakat yang membayar dengan uang koin Rp 50 perak dan Rp 20 ribu .

“Jadi, mereka bebas masukkan uang ke toples. Sehingga dengan cara ini, mereka tidak malu untuk membeli makan. Jadi saya tidak tau siapa yg membayar dan bayar dengan uang berapa. Dengan itu kita sama-sama dapat pahala. Dan uang yang kita dapat hari ini untuk masakkan besok dan seterusnya,” kata Zulham.

Setiap hari, sambung Zulham, ia menyiapkan sebanyak 50 porsi untuk masyarakat yang terkena razia perut lapar. Tapi, tidak menutup kemungkinan porsinya akan bertambah.

Baca Juga  Setelah Melantik 31 Pejabat inilah Pesan Menteri ESDM

“Tergantung tanggapan masyarakat. Kalau masyarakat menilai baik dan ada yang mau jadi donatur. Kita akan tambah porsinya jadi diatas 50 porsi,” kata dia.

(imd)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X