Kabar Gembira, Pemerintah Guyur Rp157 Triliun untuk UMKM dan Korporasi

Mencerdaskan & Memuliakan - Februari 13, 2021
Kabar Gembira, Pemerintah Guyur Rp157 Triliun untuk UMKM dan Korporasi
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dr. Moeldoko menyampaikan bahwa Pemerintah akan menyiapkan anggaran sekitar Rp157 triliun sebagai alokasi dukungan kepada UMKM dan pembiayaan korporasi dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk tahun 2021. - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor Nasrul

JAKARTA, GURINDAM.ID – Kabar gembira bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Korporasi. Pemerintah melalui Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dr. Moeldoko menyampaikan bahwa Pemerintah akan menyiapkan anggaran sekitar Rp157 triliun sebagai alokasi dukungan kepada UMKM dan pembiayaan korporasi dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk tahun 2021.

Tak hanya itu, bahkan, katanya, ada juga stimulus bagi UMKM melalui kebijakan di sektor jasa keuangan.

“Mulai dari pengajuan kredit, restrukturisasi kredit, subsidi bunga, insentif pajak, pelatian, hingga pelibatan UMKM dalam pengadaan barang dan jasa Pemerintah dan BUMN,” jelas Moeldoko dalam keterangan resminya yang diterima redaksi Gurindam.id pada Jumat (12/2/2021).

Jendral bintang empat mantan Panglima TNI ini menambahkan, Program PEN tersebut merupakan inisiatif Pemerintah untuk membantu permasalahan yang teradi akibat pandemi Covid-19.

Terutama bagi UMKM yang terdampak, baik dari sisi finansial maupun non finansial. Moeldoko menyadari, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia.

Sehingga, untuk menghadapi tantangan akibat dampak pandemi ini, Moeldoko mendorong UMKM bisa bersinergi dengan Pemerintah untuk menerapkan strategi yang fokus, serta efektif mempercepat pemulihan usaha.

Selain itu, Moeldoko juga mendirong agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasarnya.

“Langkah itu harus dibarengi dengan prinsip keuletan dan tahan banting, sehingga bisa keluar dari tekanan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Pemanfaatan platform digital, kata Moeldoko, sejalan dengan perubahan pola perilaku konsumen di masa pandemi.

Artinya, UMKM harus mengoptimalkan pemasaran secara daring, dengan tetap memperhatikan kualitas produk yang baik serta strategi untuk mempertahankan basis pelanggan.

“Dengan begitu, saya yakin kegiatan usaha UMKM bisa tumbuh secara berkesinambungan,” pungkas Moeldoko. (Rls)

Baca Juga  Pemko Batam Tambah Anggaran PSPK Menjadi 2,3 Miliar

Tinggalkan Komentar

Close Ads X