Luhut bangga Indonesia jadi Negara Ramah Lingkungan dalam pengembangan Mobil Listrik

Mencerdaskan & Memuliakan - Januari 4, 2021
Luhut bangga Indonesia jadi Negara Ramah Lingkungan dalam pengembangan Mobil Listrik
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)

GURINDAM.ID- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia yang telah menjalankan komitmen investasinya untuk memgembangkan mobil listrik.

Hal ini dikemukakan Luhut ketika mengunjungi Pabrik Mobil Listrik Hyundai di Sukamukti, Bekasi, berapa waktu lalu yang ditulis Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan halaman media sosial miliknya, disalin ulang  Gurindam.id, Senin, (4/1/2021).

Mantan Menko Polhukam ke-13 ini juga menuturkan bahwa pabrik Hyundai di Indonesia tidak hanya akan menarik pasar domestik Indonesia, namun juga pasar kendaraan listrik di Asia Tenggara, Afrika, Timur Tengah dan negara-negara lain yang telah memiliki perjanjian perdagangan bebas serta kesepakatan perdagangan dengan RI.

Berikut catatan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan halaman media sosial miliknya. Pada Tanggal 13 Agustus 2020.

Siang ini saya melihat langsung produk mobil listrik dari Hyundai Motors yang dipajang dihalaman parkir kantor saya.

Pertanyaan pertama yang saya ajukan ketika melihat mobil ini langsung kepada President Hyundai Motor Asia Pasific adalah kapan mobil seperti bisa benar-benar diproduksi di Indonesia?

Beliau menjelaskan kepada saya beserta jajaran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi bahwa untuk mewujudkan mobil seperti ini, tentunya butuh pabrik yang mampu memproduksi.

Proyek pembangunan pabrik ini akan selesai di bulan maret tahun 2021 dan setelahnya akan dilakukan banyak ujicoba pembuatan sampai produksi final di akhir tahun 2021.

Mereka juga sampaikan bahwa mereka mampu memproduksi mobil listrik seperti ini sampai dengan 250.000 unit per tahunnya.

Tentunya dalam menjalankan proyek mobil listrik ini, Hyundai berjanji akan menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 3.500 orang.

Untuk memproduksi dan mewujudkan proyek ini, Hyundai Motors menyiapkan lahan seluas 77 hektar dimana mereka menggelontorkan dana sebesar 1.154 Miliar Dollar.

Baca Juga  Rigid Inflatable Boat Basarnas Evakuasi 21 Kantong

Proyek Mobil Listrik kerjasama Hyundai Motors dengan pemerintah Indonesia adalah realisasi dari komitmen investasi yang ditandatangani langsung oleh Presiden Joko Widodo tahun lalu.

Dalam pertemuan ini, saya jelaskan sekaligus meyakinkan mereka bahwa Indonesia memiliki bahan material salah satu yang terbesar di dunia untuk pembuatan baterai mobil listrik.

Saya juga ingin Hyundai Motors menyampaikan kepada para produsen baterai dan mobil listrik lainnya, bahwa Indonesia saat ini terbuka dengan investasi untuk proyek besar seperti ini.

Dalam pertemuan ini juga kami dari sisi pemangku kebijakan akan segera menyelesaikan peraturan terkait pajak dan rencana penggunaan plat khusus bagi mobil listrik seperti ini.

Di akhir kalimat saya ingin sampaikan bahwa meskipun kita tengah menghadapi ujian wabah pandemi yang serba tidak pasti seperti saat ini, pemerintah Indonesia tetap aktif menjalankan seluruh komitmen investasi baik dengan IDFC, Uni Emirat Arab, dan Hyundai Motors.

Meski 3 atau 4 bulan yang lalu komunikasi kami sempat berhenti karena pandemi.

Saya percaya bahwa Indonesia mampu menjadi pemain kunci produsen baterai mobil listrik di dunia, dan kita sudah berada di jalur yang tepat untuk menyongsong era kemajuan industri tanah air. (Son)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X