PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan

Tak Ingin Ada Perselisihan Lagi, SDKP Anambas Lakukan Pertemuan Antara HNSI Dan Capt Kapal Mayang

Mencerdaskan & Memuliakan - November 19, 2021
Tak Ingin Ada Perselisihan Lagi, SDKP Anambas Lakukan Pertemuan Antara HNSI Dan Capt Kapal Mayang
 - (Pihak HNSI dan Capt Kapal Mayang tengah lakukan diskusi bersama SDKP Anambas)
RajaBackLink.com
Editor Redaksi

Anambas, Gurindam.id -Guna mencegah perselisihan antara nelayan setempat dan kapal mayang, Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) Anambas lakukan pertemuan antara Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan Kapten kapal mayang yang berlabuh di Pelabuhan Antang, Kamis (18/11/2021).

Pertemuan ini dilakukan mengingat sering kali terjadi perselisihan antara kapal mayang yang berlabuh di Anambas dengan nelayan lokal asal Anambas.

Koordinator Satuan Pengawas (Satwas) SDKP Anambas, Widodo menjelaskan dari hasil pertemuan kali ini, kedua belah pihak setuju untuk menetapkan beberapa lokasi yang menjadi titik labuhnya para kapal mayang yang beroperasi di Perairan Anambas.

“Kita lakukan pertemuan untuk menetapkan titik labuh bagi para kapal mayang tersebut, karena sementara ini Pelabuhan Antang tidak bisa digunakan untuk berlabuh kapal mayang terlalu banyak dikarenakan ada beberapa kapal karam yang belum dibersihkan di Pelabuhan Antang,” jelasnya.

Adapun beberapa titik labuh yang sebelumnya sudah disepakati bersama Pemerintah Daerah bagi kapal-kapal mayang tersebut yakni Pelabuhan Antang, Kuala Maras, Kiabu, dan pulau Bayat.

“Kita menghindari perselisihan yang sering terjadi belakangan ini, maka kemarin dari hasil rapat dari Pemerintah Daerah, diputuskan ada 4 titik yang dibolehkan bagi kapal mayang untuk berlabuh, namun jika ada kondisi darurat, maka kapal mayang boleh berlabuh di tempat lain,” tutur Widodo.

Sementara itu, salah satu Kapten kapal mayang yang tengah berlabuh di Pelabuhan Antang, Ediyanto mengatakan Ia dan rekan-rekannya akan menaati peraturan yang sudah disepakati bersama pada hari ini.

“Kita sepakat untuk berlabuh di titik-titik yang ditentukan, kita akan patuh terhadap peraturan itu dan kita juga berharap tidak ada lagi perselisihan antara kami dan nelayan lokal Anambas”. Harapnya. (FR).

Baca Juga  Selain Menjadi Kampung Literasi, Desa Tiangau Juga Dijuluki Kampung Pendidikan Anambas
Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

0 8 4 1 8 7
Users Today : 1
Users Yesterday : 33
Users Last 7 days : 253
Users Last 30 days : 1569
Users This Month : 34
Users This Year : 16695
Total Users : 84187
Views Today : 2
Views Yesterday : 93
Views Last 7 days : 445
Views Last 30 days : 2551
Views This Month : 95
Views This Year : 24371
Total views : 138074
Who's Online : 0
Your IP Address : 157.90.177.231
Server Time : 2022-07-02
Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya