PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan

DPRD Batam Minta Pembangunan Tower SUTT Bright PLN Dihentikan Sementara

Mencerdaskan & Memuliakan - Maret 9, 2021
DPRD Batam Minta Pembangunan Tower SUTT Bright PLN Dihentikan Sementara
Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Werton Panggabean dalam Rapat Dengar Pendepat (RDP) bersama Bright PLN Batam, BP Batam, Camat Batam Kota dan sejumlah perwakilan warga perumahan Bandara Mas Batam Kota, Senin (8/3/2021). Komisi III DPRD Kota Batam mengharapkan pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) milik Bright PLN Batam dihentikan sementara.  - (Mencerdaskan & Memuliakan)
RajaBackLink.com
Editor Gafur id

Batam, Gurindam.id – Komisi III DPRD Kota Batam mengharapkan pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) milik Bright PLN Batam dihentikan sementara. Penangguhan itu perlu sampai adanya kesepakatan dengan warga yang terdampak dan penolakan proyek tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Werton Panggabean dalam Rapat Dengar Pendepat (RDP) bersama Bright PLN Batam, BP Batam, Camat Batam Kota dan sejumlah perwakilan warga perumahan Bandara Mas Batam Kota, Senin (8/3/2021).

“Sebelum ada hasil mediasi yang kongkret, kami minta proses pembangunan tower SUTT itu dihentikan terlebih dahulu, guna untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Werton.

Dikatakan Werton, pihaknya juga sepakat apabila dibutuhkan dan dilibatkan untuk mediasi tersebut. Biar tujuan dari mediasi berjalan dengan baik dan sesuai aturan yang ada.

Hal senada, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Batam Arlon Veristo menyarankan, pekerjaan tower SUTT tidak dilanjutkan sampai ada titik temu dengan masyarakat setempat.

“Sekarang ini tidak ada lagi zamannya main preman dan main kekerasan untuk melakukan pembangunan. Sekarang ini zaman sudah maju, jika ada masalah maka untuk menyelesaikannya dengan dirumbukan secara baik-baik,” tegas Arlon.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Rohaizat mengatakan, Batam adalah daerah heterogen.

“Jadi kita sangat menyayangkan perusahaan yang notabenya adalah milik negara tetapi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatannya menyewa oknum-oknum preman,” ujar politisi PKS itu.

Pihaknya sangat yakin warga Batam saat ini cerdas-cerdas dan jika proyek yang akan dilakukan itu disosialisasikan dengan baik maka masyarakat akan menerimanya.

“Apalagi aturan dari SUTT itu sudah ada jarak amannya. Mungkin selama ini tidak ada dilakukan sosialisasi, jadi pihak PLN memaksakan kehendaknya. Kami minta pengerjakan SUTT ini harus distop dulu dan rembukan dulu dengan warga yang terdampak,” pungkasnya. (gr)

Baca Juga  Dishub: Transportasi di Anambas Berjalan Normal Menjelang Lebaran
Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

0 8 4 0 6 7
Users Today : 25
Users Yesterday : 24
Users Last 7 days : 321
Users Last 30 days : 1688
Users This Month : 1534
Users This Year : 16575
Total Users : 84067
Views Today : 42
Views Yesterday : 43
Views Last 7 days : 509
Views Last 30 days : 2672
Views This Month : 2432
Views This Year : 24121
Total views : 137824
Who's Online : 0
Your IP Address : 44.192.114.32
Server Time : 2022-06-27
Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya