PT PAL Indonesia Terima Kunjungan Unhan RI dan Enam Mahasiswa Asing, Perkuat Diplomasi Industri Pertahanan Maritim

Jajaran manajemen PT PAL bersama delegasi Universitas Pertahanan
Jajaran manajemen PT PAL bersama delegasi Universitas Pertahanan

SURABAYA – PT PAL Indonesia (Persero) menerima kunjungan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) bersama enam mahasiswa asing dari Arab Saudi, Nigeria, China, Filipina, dan Ghana.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran untuk mengenal secara langsung kapabilitas industri pertahanan maritim Indonesia, sekaligus membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.

SEVP Transformation Management PT PAL Indonesia (Persero), Laksma TNI (Purn) Taat Siswo Sunarto, menyampaikan bahwa kunjungan Unhan RI bersama mahasiswa asing memiliki nilai strategis karena mempertemukan lingkungan pendidikan dengan praktik nyata pengembangan industri pertahanan.

Menurutnya, interaksi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kapabilitas industri pertahanan nasional kepada komunitas internasional sekaligus membuka peluang penguatan hubungan di masa mendatang.

“Kami berharap mahasiswa dapat memperoleh pemahaman langsung mengenai bagaimana teknologi, sumber daya manusia, dan kemampuan industri dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pertahanan nasional. Kehadiran mahasiswa asing juga menjadi ruang untuk membangun jejaring dan memperkuat hubungan Indonesia dengan komunitas internasional,” ujar Taat.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Kelembagaan, Inovasi dan Teknologi Unhan RI, Laksda TNI Buddy Suseto, menyampaikan bahwa kunjungan bersama mahasiswa asing ke PT PAL menjadi bagian penting dari proses pendidikan.

Kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami secara langsung keterkaitan antara pendidikan, penelitian, teknologi, dan kebutuhan pertahanan.

“Para mahasiswa dapat belajar secara langsung, melihat keterkaitan antara pendidikan, penelitian, dan pertahanan, sekaligus mengenal kemampuan Indonesia di sektor pertahanan serta mempererat persahabatan antarnegara,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, PT PAL memperkenalkan kapabilitas dan fasilitas produksi, sekaligus menjelaskan peran industri galangan dalam mengoptimalkan potensi ekonomi maritim nasional.

Penguatan dan konsolidasi kapasitas galangan nasional diharapkan dapat mendorong peningkatan penyerapan kebutuhan kapal di dalam negeri, memperkuat industri pendukung, dan menciptakan peluang bagi sumber daya manusia nasional.

(Hms/pal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *