Kadisopslatal Pimpin Delegasi Observer di Salvage Exercise 2026, Siap Adopsi Model Organisasi SSRS ROK Navy

observasi Salvage Exercise 2026
observasi Salvage Exercise 2026

GURINDAM.ID – Dalam langkah strategis memperkuat modernisasi alutsista dan profesionalisme prajurit penyelam bawah air, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Semenanjung Korea.

Misi yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Operasi dan Latihan TNI AL (Kadisopslatal) Laksamana Pertama TNI Dr. Hariyo Poernomo ini berfokus pada observasi Salvage Exercise 2026 (SALVEX 2026) yang digelar oleh Republic of Korea Navy (ROK Navy) di Jinhae Naval Base.

Delegasi yang turut diperkuat oleh Kolonel Laut (P) R. Mohamad Candra W. dan Kolonel Laut (S) Suwandi ini menjalani rangkaian agenda padat selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 April 2026.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata implementasi visi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan interoperabilitas global dan memperbaharui doktrin Penyelamatan Bawah Air (Sub-Surface Rescue) sesuai standar teknologi mutakhir.

Integrasi Teknologi Canggih: Dari ROV hingga Saturation Diving

Dalam kunjungannya, delegasi TNI AL meninjau langsung keterlibatan unit-unit elit dunia dalam SALVEX 2026. Latihan ini mempertemukan Sea Salvage Rescue Squadron (SSRS) ROK Navy, Mobile Diving and Salvage Unit-1 (MDSU-1) milik US Navy, serta Australian Clearance Diving Team (ACDT) dari Royal Australian Navy.

Delegasi TNI AL mendapatkan paparan langsung mengenai demonstrasi teknologi bawah air tercanggih, antara lain, Saturation Diving: Teknik penyelaman laut dalam yang memungkinkan penyelam bekerja di kedalaman ekstrem dalam durasi panjang. Remotely Operated Vehicle (ROV): Wahana nirawak bawah air untuk pemetaan dan identifikasi objek berbahaya. Deep Submergence Rescue Vehicle (DSRV) Simulator: Simulator penyelamatan kapal selam yang krusial bagi kesiapan armada kapal selam TNI AL.

Delegasi juga melakukan inspeksi di atas kapal andalan AL Korea Selatan, ROKS Ganghwadi (ASR-22) dan ROKS Tongyeong (ATS-31), yang dikenal memiliki kemampuan Submarine Rescue mumpuni.

BACA JUGA :  Spesialis Motor Scoopy Beraksi Bersama Oknum Militer dan Polisi

Memperkuat hubungan bilateral, Laksma TNI Dr. Hariyo Poernomo melaksanakan Courtesy Call dengan Commander Republic of Korea Fleet, Vice Admiral (VADM) Gwang Seong Kwak serta Commander Naval Special Warfare Flotilla, Rear Admiral (RADM) Soon Shik-Park.

Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas keamanan maritim di kawasan Asia Pasifik, khususnya dalam aspek Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR) di bawah permukaan laut.

Poin Krusial: Studi Komparatif Model SSRS untuk Koppeba

Salah satu hasil paling substansial dari kunjungan ini adalah studi komprehensif terhadap struktur organisasi Sea Salvage Rescue Squadron (SSRS) ROK Navy.

Model SSRS dinilai sangat efisien karena mengintegrasikan unsur penyelam taktis dan kapal pendukung atas air dalam satu komando terpadu di bawah Naval Special Warfare Flotilla.

“Model organisasi, kemampuan teknis, serta peralatan modern yang dimiliki SSRS merupakan referensi berharga bagi kita. Hal ini akan menjadi bahan analisa penting untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme prajurit Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Koppeba) TNI AL ke depan,” ujar Laksma TNI Dr. Hariyo Poernomo dalam keterangan resminya.

Selain observasi, agenda utama kunjungan ini adalah pematangan rencana Latihan Bersama (Latma) DIVEX 2026 antara Koppeba TNI AL dan SSRS ROK Navy.

Latihan ini diproyeksikan menjadi wadah Subject Matter Expert Exchange (SMEE) yang intensif, khususnya dalam prosedur Submarine Escape and Rescue (SMER) serta operasi penyelaman laut dalam.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan Deep Diving Simulation System di Jinhae, yang menegaskan posisi Korea Selatan sebagai mitra strategis utama TNI AL dalam pengembangan kapasitas tempur bawah air (sub-surface warfare) di kawasan.

(GAS/PEN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *