Di Bawah Komando Pimpinan Pusat APPMBGI, Program MBG di Papua Dapat Dukungan Penguatan Pengawasan dari Berbagai Pihak

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri foto bersama Ketua DPD I APPMBGI Papua, Tri Jaya Anugerah dan jajaran usai pertemuan, Rabu, 8 April 2026. Foto Papuaterkini
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri foto bersama Ketua DPD I APPMBGI Papua, Tri Jaya Anugerah dan jajaran usai pertemuan, Rabu, 8 April 2026. Foto Papuaterkini

JAYAPURA – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di tanah Papua terus menunjukkan geliat positif. Di bawah komando langsung pimpinan pusat Asosiasi Pengawasan dan Pengolahan Makanan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), program prioritas nasional ini mendapat dukungan penguatan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga mitra pengawasan independen.

Komitmen bulat untuk memastikan program berjalan transparan, tepat sasaran, dan berkualitas tinggi tersebut ditegaskan dalam pertemuan strategis antara jajaran APPMBGI dan Pemerintah Provinsi Papua di Kota Jayapura, Rabu (8/4/2026).

Ketua DPD I APPMBGI Papua, Tri Jaya Anugerah, menyatakan bahwa pihaknya hadir untuk memperkuat implementasi MBG di wilayah dengan tantangan geografis yang unik tersebut.

“Kami bersyukur hari ini bisa berjumpa dengan Bapak Gubernur, dan kami disambut baik serta didukung penuh untuk proses pengawasan MBG ini agar berjalan dengan baik ke depan,” ujar Tri Jaya dalam sambutannya.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, merespon positif inisiatif tersebut. Beliau menekankan bahwa dukungan pengawasan dari asosiasi profesional sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik, terutama di daerah-daerah terpencil yang menjadi prioritas distribusi MBG.

Sebagai ujung tombak pengawasan, APPMBGI melalui MBG Situ Center yang berada di bawah naungan DPD I Papua akan berperan sebagai pusat kendali. Pusat ini dirancang untuk menjamin kualitas makanan yang diterima oleh peserta didik, mulai dari standar gizi, kebersihan dapur, hingga ketepatan waktu distribusi.

“Kehadiran pusat kendali ini sangat krusial. Kami ingin memastikan setiap porsi makanan bergizi yang didistribusikan sesuai dengan standar ketat dari pemerintah pusat,” tegas Tri Jaya.

Arahan Ketua Umum APPMBGI: Awal dan Akhir Program Harus Terjaga

Di tingkat pusat, program ini berada di bawah komando Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.M., M.S., M.Si., IPU, selaku Ketua Umum APPMBGI. Asosiasi yang beranggotakan para pengusaha dan pengelola dapur MBG ini secara khusus mengawal program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

BACA JUGA :  Pangdam Cenderawasih Terima Kunjungan Kerja Kemhan RI

“Pak Ketua Umum terus mengingatkan bahwa aspek pengawasan adalah nyawa dari program ini. Awal distribusi hingga sampai ke tangan anak-anak harus terjaga. Kami tidak ingin ada celah yang menimbulkan stigma negatif,” jelas Tri Jaya mengutip arahan pimpinan pusat.

Tri Jaya juga menyoroti berbagai dinamika yang sempat terjadi di beberapa daerah lain, yang menyebabkan penghentian sementara program. Menurutnya, insiden tersebut harus disikapi secara objektif dan tidak digeneralisasi sebagai kegagalan program pemerintah pusat.

“Kami berharap setiap kasus diteliti secara cermat melalui proses verifikasi yang ketat. Jangan sampai satu masalah di titik A langsung dianggap sebagai kegagalan program di seluruh Indonesia, termasuk Papua. APPMBGI hadir untuk menjadi solusi, bukan mencari-cari kesalahan,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan APPMBGI, Program Makanan Bergizi Gratis diyakini akan berjalan efektif. MBG Situ Center akan terus beroperasi aktif untuk memastikan setiap anak di Papua mendapatkan haknya atas makanan bergizi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pengusaha dapur setempat.

Dengan komando yang kuat dan pengawasan yang transparan, program ini diharapkan menjadi legacy nyata dalam peningkatan kualitas SDM di tanah Papua.

(GAS/PEN)

Editor: Riky Rinovsky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *