JAKARTA – Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika (Rakor Komlek) TNI Angkatan Laut Tahun Anggaran 2026 resmi digelar di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini mengemban amanat penting dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, untuk memperkuat tata kelola serta interoperabilitas sistem Komlek guna mendukung doktrin C6ISR (Command, Control, Communications, Computers, Cyber, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance).
Dalam sambutan pembukaannya, Asisten Komunikasi dan Elektronika Kepala Staf Angkatan Laut (Askomlek Kasal), Laksamana Muda TNI Yudi Cahyadi, menegaskan bahwa Rakor Komlek TNI AL TA 2026 bukan sekadar forum koordinasi rutin, melainkan wahana strategis untuk menyamakan persepsi dan menyelaraskan arah kebijakan.
“Rakor ini memiliki arti yang sangat penting. Kita harus merumuskan langkah-langkah konkret dan implementatif dalam melanjutkan pembangunan sistem Komlek TNI Angkatan Laut,” ujar Laksamana Muda Yudi Cahyadi.
Rakor Komlek TNI AL Tahun 2026 mengusung tema besar:
“Penguatan Tata Kelola, Interoperabilitas, dan Integrasi Sistem Komlek TNI AL untuk Mendukung C6ISR.”
Tema ini menekankan urgensi dukungan komunikasi dan elektronika yang semakin andal, aman, interoperabel, dan terintegrasi. Penekanan tersebut selaras dengan arah Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AL Tahun 2026 yang memprioritaskan tiga pilar utama:
1. Kesiapan operasi yang prima.
2. Profesionalisme personel yang berkelanjutan.
3. Efektivitas perencanaan dan penganggaran yang akuntabel.
Lebih lanjut, Askomlek Kasal menekankan bahwa tuntutan peningkatan sistem Komlek bukanlah semata-mata kebutuhan teknis, melainkan kebutuhan strategis yang secara langsung mempengaruhi efektivitas komando dan pengendalian.
“Kecepatan arus informasi serta kualitas pengambilan keputusan dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut sangat bergantung pada sistem Komlek yang andal,” tegasnya.
Penyelenggaraan Rakor Komlek TNI AL TA 2026 merupakan implementasi nyata dari prioritas Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Kasal terus mendorong peran TNI AL sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia.
“Peningkatan kesiapan operasi yang didukung sistem komunikasi dan elektronika yang andal, aman, dan terintegrasi adalah kunci keberhasilan setiap tugas TNI AL. Inilah amanah yang kami emban dalam Rakor ini,” pungkas Laksamana Muda Yudi Cahyadi.
Kegiatan Rakor Komlek ini akan berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh seluruh pejabat Komlek jajaran TNI AL dari berbagai wilayah Indonesia. Hasil yang diharapkan adalah terumuskannya kebijakan teknis yang aplikatif guna menghadapi dinamika ancaman siber dan kebutuhan pertahanan modern.
(Gas/pen)













