KRI Raden Eddy Martadinata 331 Sandar di Ambon Usai Sukses Jalani Latma Kakadu 26 di Australia

Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H
Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H

AMBON – Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., secara resmi menyambut kedatangan KRI Raden Eddy Martadinata-331 (REM-331) yang sandar di Dermaga Tawiri, Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku, pada Selasa (7/4/2026).

Kedatangan kapal perang jenis perusak kawal rudal (PKR) ini merupakan bagian dari unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II. KRI REM-331 tiba di Ambon setelah sebelumnya berhasil menuntaskan misi Latihan Bersama (Latma) Kakadu-26 di Sydney, Australia, yang berlangsung sejak 3 Maret 2026.

Dalam sambutan resmi di atas kapal, Dankodaeral IX didampingi oleh Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada III, Laksma TNI Andri Kristianto, serta para pejabat utama dan kasatker di lingkungan Kodaeral IX.

Rombongan naik ke geladak KRI REM-331 dan diterima langsung oleh Komandan KRI, Kolonel Laut (P) Andi Kristanto, beserta para perwira staf.

Laksamana Muda Hanarko Djodi Pamungkas mengucapkan selamat datang kepada Komandan KRI dan seluruh prajurit KRI REM-331 di Kota Ambon. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan prajurit dalam menjalankan misi negara di kancah internasional.

“Selamat datang di Kodaeral IX, Kota Ambon. Kami bangga atas kesuksesan seluruh prajurit KRI REM-331 yang telah menjalankan Latma Kakadu-26 dengan sangat profesional,” ujar Dankodaeral IX.

Menurut Dankodaeral IX, Latma Kakadu Tahun 2026 merupakan latihan rutin dua tahunan antara TNI Angkatan Laut dan Royal Australian Navy (RAN). Latihan ini memiliki tujuan strategis untuk Meningkatkan interoperabilitas kedua angkatan laut. Memperkuat kerja sama taktis dalam operasi maritim, Mempererat hubungan bilateral Indonesia-Australia di bidang pertahanan maritim.

“Latihan ini merupakan bagian penting dari pemeliharaan dan peningkatan kesiapan tempur prajurit, serta sistem persenjataan kapal dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di laut,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kasau Tutup Dikreg Sesko TNI XLVIII Tahun 2021

Ia juga meyakini bahwa Latma Kakadu-26 menjadi sarana berbagi pengetahuan, pengalaman, serta peningkatan profesionalisme prajurit KRI REM-331. Hal ini dinilai krusial untuk menghadapi dinamika tantangan keamanan kawasan ke depan.

Prioritas Dukungan Logistik dan Administrasi

Di akhir keterangannya, Dankodaeral IX menegaskan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh, baik dari sisi logistik maupun administrasi, terhadap kehadiran unsur-unsur KRI di jajaran Kodaeral IX. Ia menyebut hal tersebut sebagai salah satu tugas pokok Kodaeral IX yang menjadi prioritas utama dalam pelaksanaannya.

“Kehadiran KRI REM-331 akan kami dukung sepenuhnya. Dukungan logistik dan administrasi adalah prioritas, sebagai wujud nyata kesiapan Kodaeral IX dalam mendukung tugas pokok TNI AL,” pungkas Laksamana Muda Hanarko.

(Gas/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *