Prestasi Gemilang di Negeri Sakura: Tiga Perwira TNI Lulus dari National Defense Academy of Japan, Raih Penghargaan Bergengsi

Jalesveva Jayamahe
Jalesveva Jayamahe

YOKOSUKA, JEPANG – pencapaian dari perwira TNI Angkatan Laut dibawah pimpinan Panglima Laut Indonesia Laksamana TNI Dr Muhammad Ali, Tiga perwira muda Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.

Mereka resmi menyelesaikan pendidikan akademik jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2) di National Defense Academy of Japan (NDA), lembaga pendidikan militer tertinggi bagi Pasukan Bela Diri Jepang (Japan Self Defense Forces).

Prosesi wisuda yang berlangsung pada akhir Maret 2026 di Kampus NDA, Yokosuka, Prefektur Kanagawa, Jepang, berlangsung khidmat. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, didampingi Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi, serta Presiden NDA Kubo Fumiaki.

Kehadiran petinggi negara ini menandakan tingginya nilai strategis dari pendidikan militer yang dijalin melalui kerja sama erat antara Indonesia dan Jepang.

Tiga Perwira, Segudang Prestasi Akademik dan Non-Akademik

Ketiga perwira TNI yang berhasil menuntaskan pendidikannya berasal dari dua matra, yaitu TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara. Mereka tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mengharumkan nama bangsa melalui berbagai penghargaan.

1. Kapten Laut (P) Ravega Rulianov Ruben, B.Eng. (TNI AL)

Perwira dengan spesialisasi kelautan ini berhasil meraih gelar Master of Engineering (M.Eng.) dalam program studi Earth and Ocean Sciences.

Selama dua tahun masa studinya, ia mencatatkan pencapaian luar biasa dengan meraih Best Poster Award pada konferensi bergengsi Marine Acoustics of Japan.

Berkat prestasi ini, ia dianugerahi JAMSTEC Nakanishi Award, sebuah penghargaan bergengsi di bidang ilmu kelautan dan teknologi di Jepang.

2. Letnan Dua Laut (P) Baharuddin Zuhdi Romadhoni (TNI AL)

Lulusan program studi Earth and Ocean Sciences ini tidak hanya menyelesaikan pendidikan S1, tetapi juga dinobatkan sebagai salah satu lulusan terbaik. Ia menerima Special Award for International Students sebagai taruna internasional terbaik tahun 2026, serta menerima penghargaan langsung dari Presiden NDA atas prestasi akademiknya yang cemerlang.

BACA JUGA :  Kasal Muhammad Ali Perkuat Sinergi Maritim dengan Inggris, Bahas Kerja Sama Strategis

3. Letnan Dua Lek Bagas Tri Novanto (TNI AU)

Menempuh pendidikan selama empat tahun di program studi Electrical and Electronic Engineering, didahului satu tahun pendidikan bahasa Jepang, Letda Bagas berhasil meraih gelar Bachelor of Engineering (B.Eng.).

Di luar akademik, ia menunjukkan kemampuannya dalam seni bela diri tradisional Jepang dengan meraih Juara II pada kejuaraan Iaido (seni berpedang) tingkat nasional khusus militer Japan Self Defense Forces.

Keberhasilan ketiga perwira ini merupakan buah dari kerja sama bilateral yang solid antara Akademi TNI dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Program pendidikan di NDA Jepang ini bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya menguasai ilmu pertahanan dan teknologi, tetapi juga mampu menjadi penghubung strategis (bridge builder) antara Indonesia dan Jepang di masa mendatang.

National Defense Academy of Japan sendiri merupakan institusi pendidikan militer integratif yang menyelenggarakan pendidikan bagi kadet Angkatan Darat, Laut, dan Udara, mulai dari jenjang Sarjana (S1) hingga program pascasarjana Magister (S2) dan Doktor (S3).

Seluruh kurikulum internasional diwajibkan menggunakan bahasa pengantar bahasa Jepang, menuntut para kadet asing untuk memiliki adaptasi budaya dan bahasa yang mumpuni.

Prestasi gemilang ini tidak berhenti di sini. Saat ini, masih terdapat beberapa personel TNI lainnya yang tengah melanjutkan pendidikan di NDA Jepang. Mereka adalah, Kapten Laut (P) Reza Prasetyawan (Program Magister), Letda Tek Farel Octandrian (Program Sarjana), Letda Arh Irsyad Farhan (Program Sarjana), Letda Lek Syahriyan (Program Sarjana), Letda Laut (P) Dhani Fathurrachman (Program Sarjana).

Dengan adanya program berkelanjutan ini, diharapkan sinergi dan modernisasi alutsista serta peningkatan kualitas sumber daya manusia TNI akan terus terjaga, memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang disegani di kawasan Asia Pasifik.

BACA JUGA :  Kasal Terima Kunjungan Kehormatan Pimpinan AL Jepang, Perkuat Pilar Diplomasi Maritim

(Gas/pen)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *