Dari Rembug Warga ke Panggung Politik: Aspirasi Midai Dibawa Erimuddin ke Meja Perencanaan

Anggota DPRD Kabupaten Natuna, M. Erimuddin, S.Pd
Anggota DPRD Kabupaten Natuna, M. Erimuddin, S.Pd

NATUNA – Dalam rangka Reses I Tahun 2026, Anggota DPRD Kabupaten Natuna, M. Erimuddin, S.Pd., turun langsung ke Kecamatan Midai pada Selasa, 27 Januari 2026.

Kunjungan kerja yang bersifat inspiratif ini tidak hanya menjadi media sosialisasi anggaran daerah, tetapi juga jadi wadah untuk menjaring aspirasi dan harapan masyarakat di wilayah terdepan Indonesia.

Dalam paparannya, Erimuddin membagikan informasi penting mengenai kondisi Kabupaten Natuna di tahun 2026, termasuk pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 1,048 Triliun. Anggaran yang signifikan ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama percepatan pembangunan di segala sektor.

“Kedatangan kami hari ini intinya untuk tiga hal: menyampaikan informasi perkembangan daerah, mendengarkan langsung keluhan dan harapan Bapak/Ibu, serta merumuskan langkah konkret ke depan,” ujar Erimuddin di hadapan masyarakat dan perangkat daerah.

Reses Kecamatan Midai pada Selasa, 27 Januari 2026.
Reses Kecamatan Midai pada Selasa, 27 Januari 2026.

Agenda reses kali ini secara aktif menyerap aspirasi masyarakat Midai yang mencakup rencana pembangunan daerah dan berbagai permasalahan pelayanan publik dasar. Beberapa usulan prioritas yang mengemuka dari masyarakat antara lain:

1. Pembangunan embung untuk ketahanan air.

2. Penganggaran khusus untuk program pembasmi hama kelapa, komoditas vital wilayah.

3. Peningkatan fasilitas kesehatan, terutama ketersediaan tabung oksigen yang memadai di Puskesmas.

4. Beberapa usulan pembangunan fisik lain yang mendesak.

Pemerintah Kecamatan dan perangkat Desa Midai menyambut hangat dan terbuka kehadiran wakil rakyat tersebut.

Dalam dialog, disampaikan bahwa keterlibatan anggota DPRD sangat dinantikan untuk menjembatani kebutuhan pembangunan desa.

Hal ini terutama crucial di tengah kondisi anggaran desa yang mengalami penurunan dan tantangan birokrasi pencairan dana yang perlu diselesaikan.

“Kami siap bermitra secara aktif. Sinergi antara desa, daerah, dan provinsi adalah kunci untuk menciptakan kemajuan wilayah yang lebih terintegrasi dan tepat sasaran,” ungkap perwakilan pemerintah melalui Kasi PMD Kecamaan Midai mewakili Camat, Ira Susanti, SE.

Reses
Reses

Antusiasme warga pun terlihat jelas. Ahmad, salah satu warga yang hadir, menyampaikan harapannya, “Kita berharap Kecamatan Midai akan mendapatkan sentuhan pembangunan yang merata, baik di sektor fisik, kesehatan, pendidikan, maupun fasilitas umum. Dialog seperti ini jadi bukti bahwa suara kami didengar.”

Kunjungan reses ini diharapkan tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi pemicu aksi kolaboratif yang nyata.

Dengan APBD yang telah disahkan, aspirasi masyarakat yang telah tercatat, dan komitmen kemitraan yang dibangun, pembangunan Natuna tahun 2026 dibawah pemerintahan Ibu Cen Sui Lan bersama Jarmin diharapkan dapat lebih menyentuh hingga ke tingkat akar rumput, dimulai dari kecamatan-kecamatan seperti Midai.

(RK)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *