SURABAYA – Dalam wujud empati mendalam dan keprihatinan atas musibah tanah longsor di Pasirlangu, Cisarua, seluruh jajaran Koarmada II TNI AL menggelar doa bersama lintas agama, Senin (26/1/2026). Acara khidmat ini dilaksanakan secara serentak di tiga tempat ibadah berbeda di lingkungan Markas Koarmada II, Ujung, Surabaya, melibatkan prajurit dan PNS.
Bencana yang terjadi pada Sabtu dini hari (24/1) pukul 03.00 WIB itu dipicu hujan intensitas tinggi. Selain merenggut korban jiwa warga, bencana ini juga menyentuh hati keluarga besar TNI, karena 23 orang prajurit Korps Marinir dilaporkan tengah melaksanakan tugas latihan di wilayah terdampak dan menjadi bagian dari korban yang didoakan.
Doa bersama ini secara khusus dipanjatkan untuk keselamatan korban yang masih dalam proses pencarian, ketabahan keluarga yang ditinggalkan, serta kemudahan bagi tim gabungan (TNI, Polri, BPBD, relawan) yang melakukan evakuasi. Seremoni ini menjadi simbol konkret kepedulian, kebersamaan, dan rasa kemanusiaan yang mengatasi sekat-sekat.

Kegiatan ini sejalan dengan implementasi perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, untuk selalu hadir dan bersinergi dalam setiap operasi kemanusiaan. TNI AL, melalui Koarmada II, menunjukkan komitmennya tidak hanya melalui bantuan fisik dan logistik, tetapi juga dukungan spiritual dan moral.
“Ini adalah wujud nyata kebersamaan kita sebagai bangsa. Doa kita sertai untuk semua korban, dan semoga upaya pencarian dan evakuasi dapat berjalan lancar,” ujar perwakilan Koarmada II.
Upaya Pencarian dan Harapan
Saat berita ini diturunkan, upaya pencarian, penanganan, dan evakuasi korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan penuh semangat. Fokus utama adalah penyelamatan jiwa dan pengurusan korban dengan tepat dan hormat.
Di balik langkah-langkah profesional ini, ada harapan dan doa yang terdalam dari segenap insan TNI AL: semoga arwah para prajurit dan seluruh korban yang telah mendahului kita, yang telah mendarmabaktikan diri bagi sesama dan negara, diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan para korban yang masih dicari dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Berita gurindam disusun dengan penghormatan dan empati atas musibah yang terjadi. Mari kita terus mendukung dan mendoakan upaya kemanusiaan ini.
(Gea)













