NATUNA  

Polres Natuna Gelar Bakti Sosial Sambut Hari Jadi Intelijen Polri ke-80, Diawali Penyerahan Sembako

NATUNA – Memperingati Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri yang ke-80, Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Polres Natuna menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (2/1/2026), bertepatan dengan tanggal peringatan yang baru saja ditetapkan secara resmi.

Kasat Intelkam Polres Natuna, AKP Suranta Surbakti, S.H., menyampaikan bahwa penyerahan bantuan sosial ini merupakan wujud rasa syukur dan kedekatan dengan masyarakat dalam momentum bersejarah tersebut.

“Kita menyerahkan sembako bagi masyarakat sebagai wujud syukur kita dalam memperingati Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke-80 pada tanggal 2 Januari,” ujar AKP Suranta Surbakti dalam keterangannya.

Sejarah dan Penetapan 2 Januari sebagai HUT Intelijen Polri

Peringatan kali ini memiliki makna khusus karena berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor: KEP/341/II/2025 tanggal 19 Februari 2025, tanggal 2 Januari secara resmi ditetapkan sebagai Hari Jadi Intelijen Polri. Penetapan ini mengukuhkan perjalanan panjang fungsi intelijen dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.

Sejarah mencatat, tanggal 2 Januari 1946 merupakan hari berdirinya Jawatan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sejak awal kemerdekaan, fungsi intelijen telah menjadi bagian integral dalam menjaga keamanan negara dan simbol-simbol bangsa.

AKP Suranta menjelaskan bahwa penetapan ini bertujuan memberikan identitas dan pengakuan yang lebih kuat terhadap peran strategis Intelijen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Jalan menuju penetapan tanggal ini berawal dari Keputusan Kabaintelkam Polri Nomor: KEP/140/X/2024 tanggal 31 Oktober 2024 tentang rencana kerja. Proses dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) khusus berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor: Sprin/425/II/IPP.3.1.16/2025 tertanggal 13 Februari 2025.

FGD yang digelar pada Senin, 17 Februari 2025, dari pukul 09.00 WIB hingga 13.15 WIB, menyepakati 2 Januari 1946 sebagai momen paling tepat.

Kesepakatan ini didasari argumen historis tentang aksi heroik intelijen dalam pengawalan Presiden dan Wakil Presiden di masa revolusi kemerdekaan.

Momen tersebut dinilai mengandung nilai jiwa korsa, strategi brilian, dan pesan perjuangan yang bermakna bagi generasi intelijen masa kini dan mendatang.

Dengan ditetapkannya 2 Januari sebagai Hari Intelijen Polri, kegiatan bakti sosial yang digelar Polres Natuna di bawah pimpinan AKP Suranta Surbakti ini tidak sekadar seremonial. Aktivitas ini merefleksikan semangat baru untuk lebih mendekatkan diri dan berkhidmat kepada masyarakat, yang sejalan dengan nilai-nilai dasar pengabdian intelijen keamanan.

Peringatan HUT ke-80 Intelijen Polri ini menjadi tonggak penting untuk mengenang sejarah, memaknai peran, dan terus membangun kepercayaan publik terhadap fungsi vital Intelijen Polri dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional, mulai dari daerah seperti Natuna hingga tingkat pusat.

(Gas)

Bakti sosial
Bakti sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *