‎Muhibah Diplomasi Duta Bangsa: Taruna AAL 73 Berbagi 150 Paket Sembako untuk Nelayan Belawan

Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73
Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73

BELAWAN – Di tengah semilir angin laut dan hangatnya senyum warga pesisir, sebanyak 150 paket sembako disalurkan langsung oleh para Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73 dalam rangka kegiatan Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktek (Latek) Kartika Jala Krida (KJK).

Aksi kemanusiaan yang berlangsung pada hari ketiga ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir Belawan, Sumatera Utara.

‎Kegiatan yang sarat makna kebersamaan ini berlangsung di dua lokasi strategis. Di Desa Nelayan, Deli Serdang, Asisten Operasi Dankodaeral I, Kolonel Laut (P) Wirawan Ady Prasetya, S.Sos., M.Tr.Opsla., CRMP., CTMP, memimpin langsung penyerahan bantuan. Sementara itu, di Desa Sundari, Belawan, Asisten Intelijen Dankodaeral I, Kolonel Laut (P) Bambang Widodo, S.E., M.Si., turun ke tengah warga untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

‎Setiap paket sembako yang dibagikan tidak hanya berisi kebutuhan pokok, melainkan juga membawa pesan mendalam tentang semangat kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial.

Para Taruna peserta Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latek KJK ke-73 dengan penuh ketulusan berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan keluhan, serta memberikan dukungan moril.

‎“Kami ingin merasakan langsung denyut nadi kehidupan masyarakat pesisir. Ini adalah bagian dari pembentukan karakter sebagai calon pemimpin TNI AL yang dekat dengan rakyat,” ujar salah satu Taruna yang turut serta dalam kegiatan.

‎Sambutan Hangat dari Warga: Senyum yang Menjadi Jawaban

‎Kedatangan para Taruna dan jajaran Koarmada I disambut dengan antusiasme tinggi. Warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan tampak haru dan bersyukur. Seorang ibu paruh baya di Desa Nelayan mengungkapkan rasa terima kasihnya.

‎“Bantuan ini sangat berarti untuk keluarga kami, apalagi saat harga kebutuhan pokok sedang tinggi. Terima kasih TNI AL, selalu hadir untuk kami.”

BACA JUGA :  Kunjungan Sejarah Laksamana Muhammad Ali ke Markas PBB di Lebanon, Kerja Sama Militer dan Peran Indonesia Diperkuat

‎Senyum tulus dan jabatan tangan erat antara Taruna dan warga menjadi pemandangan yang mengharukan sekaligus membuktikan bahwa kehadiran TNI AL melalui program Muhibah Diplomasi mampu mempererat hubungan antara aparat dan rakyat.

‎Kegiatan bakti sosial ini turut dihadiri oleh perwakilan Walikota Medan melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan. Selain itu, sejumlah pejabat Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) juga tampak hadir, antara lain Kadissyahal, Kadister, Kadispen, Kakuwil, Koorsmin, dan Kadiskes. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang solid antara TNI AL dan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.

‎Dalam kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa peran serta TNI AL dalam pelayaran muhibah diplomasi merupakan implementasi nyata dari cita-cita bangsa Indonesia untuk menciptakan persahabatan antarbangsa serta memperkenalkan budaya dan kemanusiaan kepada dunia.

‎“Muhibah diplomasi bukan hanya tentang menunjukkan kekuatan maritim, tetapi lebih dari itu, ini adalah misi kemanusiaan untuk membangun jembatan hati antara TNI AL dan rakyat, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional,” ujar Kasal dalam kesempatan.

‎Para peserta kegiatan berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi warga sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para Taruna AAL tidak hanya unggul dalam ilmu kemaritiman dan strategi pertahanan, tetapi juga memiliki hati yang empatik dan jiwa pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.

(Gas/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *