BATAM  

3 Hari Mencari, TNI AL dan Tim Gabungan Evakuasi Korban Lompat dari Jembatan Barelang

Foto TNI Angkatan Laut Indonesia Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (23/3) lalu
Foto TNI Angkatan Laut Indonesia Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (23/3) lalu

BATAM – Sebuah aksi kemanusiaan yang mengharukan dilakukan oleh jajaran TNI AL bersama unsur pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan di Kota Batam. Tim berhasil mengevakuasi seorang pria yang dilaporkan melompat dari Jembatan 5 Barelang, Galang, setelah melalui proses pencarian selama tiga hari.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata kesigapan aparat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kondisi darurat di wilayah perairan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (23/3) lalu. Berdasarkan keterangan saksi bernama Andi yang sedang memancing di sekitar lokasi, seorang pria bernama Nusyirwan (34), warga Kabupaten Karimun, terlihat melompat dari jembatan ke perairan.

Mengetahui kejadian tersebut, Babinpotmar Posal Galang bergerak cepat dengan mengerahkan personel. Mereka berkolaborasi dengan tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Galang, serta masyarakat sekitar. Pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi dua kelompok untuk menyisir perairan di sekitar Jembatan 5 Barelang.

Setelah melalui upaya yang melelahkan selama tiga hari, akhirnya pada Rabu (25/3/2026), korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban terlihat terapung di perairan dan segera dievakuasi oleh tim gabungan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani proses autopsi.

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV, Laksda TNI Berkat Widjanarko, menegaskan bahwa aksi cepat dan sinergi yang ditunjukkan oleh prajuritnya merupakan wujud nyata peran aktif TNI AL dalam membantu masyarakat.

“Operasi ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan. Kami berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap kondisi darurat di wilayah perairan,” ujar Laksda TNI Berkat Widjanarko.

Tindakan sigap ini sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Beliau berulang kali menegaskan bahwa prajurit TNI AL harus selalu menjadi garda terdepan yang hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan dan menjaga keselamatan warga di sekelilingnya.

BACA JUGA :  Walikota Batam Terus Ingatkan Pentingnya Menjaga Sesama Dari Paparan Covid 19

Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Kesiapsiagaan aparat dan kolaborasi antara institusi serta masyarakat menjadi faktor kunci dalam penanganan kondisi darurat.

Bagi masyarakat yang tengah mengalami tekanan psikologis atau memiliki kerabat dengan kecenderungan depresi, diimbau untuk segera berkonsultasi dengan profesional kesehatan jiwa atau menghubungi layanan bantuan terdekat. Keselamatan jiwa adalah yang utama.

(GAS/PEN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *