Kasal Dan Menkopolhukam Kompak Lepas Gelombang Kedua mudik Gratis TNI angkatan Laut

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid

JAKARTA – TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat dengan memberangkatkan gelombang kedua program Mudik Gratis Lebaran 1447 H menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh-593.

Kapal dengan rute Jakarta–Semarang–Surabaya ini resmi dilepas oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Selasa (17/3).

Mudik
Mudik lebaran

‎Program tahunan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 13 Maret 2026, yang meminta agar aset pertahanan negara dapat dimanfaatkan untuk membantu kelancaran arus mudik masyarakat.

‎Berdasarkan data yang dihimpun TNI AL, sebanyak 1.447 orang pemudik beserta 503 unit sepeda motor tercatat sebagai peserta dalam program mudik gratis gelombang kedua ini. Mereka akan menempuh perjalanan laut dengan fasilitas keamanan dan kenyamanan yang telah disiapkan oleh prajurit TNI AL selama pelayaran.

‎Rute pelayaran KRI Banda Aceh-593 dijadwalkan singgah di Semarang pada 18 Maret 2026, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Surabaya sebagai tujuan akhir. Tidak hanya untuk arus mudik, kapal perang tersebut juga akan disiagakan untuk mendukung arus balik pasca-libur Lebaran.

‎Dalam sambutannya, Menko Polkam RI menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

‎”Kami harus memberikan keamanan dan kenyamanan untuk masyarakat. Upaya ini ingin kami tunjukkan bahwa pemerintah sangat peduli kepada masyarakat dan tidak ada batasnya. Apa yang bisa kami lakukan akan kami berikan ke masyarakat,” ujar Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

BACA JUGA :  Diapresiasi Menteri Menpan RB Walikota Semakin Optimis Bersama BP Batam

‎Sementara itu, Ketua Baznas Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Baznas dan TNI AL. Ia merinci bahwa para pemudik tidak hanya mendapat fasilitas transportasi, tetapi juga konsumsi selama perjalanan.

‎”Jadi yang diberikan selain fasilitas kapal laut, juga ada fasilitas makan selama 2 kali 3 hari pulang pergi,” jelas Ketua Baznas.

‎Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menjelaskan bahwa pada tahun 2026 ini TNI AL mengoperasikan dua rute mudik. Selain KRI Banda Aceh-593 untuk rute Jakarta-Semarang-Surabaya, TNI AL sebelumnya juga telah memberangkatkan 1.239 pemudik menggunakan KRI Semarang-594 menuju Provinsi Bangka Belitung.

‎”Tahun ke tahun akan kita tingkatkan terus, mudah-mudahan tahun depan kita bisa menambah rute dari arus mudik dan arus balik,” tambah Kasal.

‎Program mudik gratis dengan kapal perang ini diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga secara signifikan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur darat serta menekan angka kecelakaan yang sering melibatkan kendaraan bermotor saat musim mudik.

‎Dengan semangat Jalesveva Jayamahe, TNI AL berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Lebaran di kampung halaman.

‎(gas/pen)

Editor: Riky rinovsky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *