GURINDAM.ID – Jalasenastri kembali mengukir prestasi gemilang melalui Jala Craft 2026, sebuah pameran kriya dan ekonomi kreatif yang bukan sekadar ajang pamer, melainkan bukti nyata komitmen kuat dalam memberdayakan perempuan istri prajurit TNI Angkatan Laut untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali secara resmi membuka kegiatan bergengsi ini pada Selasa, 3 Maret 2026, di Kantor Pengurus Pusat (PP) Jalasenastri, Jalan Tabah Raya No. 2, Komplek TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Dalam sambutannya yang penuh kehangatan dan kebanggaan, Kasal menegaskan bahwa Jalasenastri hadir sebagai pilar penting dalam membina prajurit TNI AL beserta keluarganya. Organisasi yang telah lama berdiri ini bertujuan menciptakan suasana harmonis dan kondusif di lingkungan keluarga besar Angkatan Laut, sehingga para prajurit dapat menjalankan tugas negara dengan hati tenang dan penuh dedikasi.
“Jala Craft bukan sekadar kegiatan pameran semata, melainkan wujud nyata komitmen Jalasenastri dalam memberdayakan anggotanya guna mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional,” ujar Kasal dengan nada penuh semangat.
Acara ini menjadi panggung emas bagi ratusan anggota Jalasenastri untuk menampilkan kreativitas dan keterampilan mereka.
Berbagai karya lahir dari tangan-tangan terampil yang sarat makna, mengandung nilai kecintaan terhadap budaya bangsa serta identitas maritim TNI AL.
Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas cinta, kerja keras, dan dedikasi para ibu-ibu anggota. Ia juga mengapresiasi dukungan tulus dari Pembina Utama Jalasenastri yang telah memberikan ruang bagi organisasi ini untuk terus tumbuh dan berkembang secara positif.
Puncak pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita simbolis oleh Kasal bersama Ny. Fera Muhammad Ali, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S Aldedharma, serta Wakil Ketua Umum Jalasenastri Ny. Ketty Erwin S. Aldedharma. Selanjutnya, mereka melakukan peninjauan stan-stan pameran yang memukau.
Pengunjung disuguhkan beragam produk unggulan, antara lain, Tas anyaman berbahan ramah lingkungan yang elegan dan fungsional, Batik tulis serta batik ecoprint dengan teknik wastra kontemporer bermotif khas maritim yang merepresentasikan jiwa TNI AL, Aksesori handmade seperti bros dan kalung yang memadukan unsur tradisional dengan desain modern penuh inovasi.
Jala Craft 2026 berlangsung selama tiga hari, dari 3 hingga 5 Maret 2026, pukul 09.00–15.00 WIB, di lokasi yang sama. Kegiatan ini bukan hanya sekadar pameran, melainkan ruang inspirasi, kolaborasi, dan promosi bagi karya-karya tangan terampil penuh dedikasi dari para ibu Jalasenastri.
Di balik setiap produk yang dipamerkan, tersirat cerita ketangguhan, kreativitas, dan semangat gotong royong para perempuan yang mendukung tugas suami mereka di garda terdepan pertahanan negara.
Jala Craft 2026 menjadi simbol harapan bahwa pemberdayaan perempuan di lingkungan TNI AL mampu melahirkan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi bangsa.
Mari ramaikan jala Craft 2026 Datanglah, rasakan langsung keindahan karya yang lahir dari hati para istri prajurit TNI AL. Dukung ekonomi kreatif Indonesia dari tangan-tangan hebat Jalasenastri. Jalesveva Jayamahe.











