JAKARTA – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) dari Assistant Secretary of War for Indo-Pacific Security Affairs Amerika Serikat, John Noh, di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, pada Rabu (18/2/2026).
Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi tonggak penting dalam upaya kedua negara memperdalam kemitraan pertahanan serta menyelaraskan prioritas strategis demi terciptanya stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, kedua pihak membahas secara komprehensif implementasi kerja sama pertahanan yang telah menjadi fondasi kokoh hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat selama ini.
Pembahasan difokuskan pada pengembangan kerja sama konkret yang saling menguntungkan dan responsif terhadap dinamika keamanan regional.
Indonesia kembali menegaskan komitmennya yang tak tergoyahkan dalam misi kemanusiaan internasional dan pemeliharaan perdamaian dunia. Melalui pertemuan ini, disampaikan partisipasi aktif Indonesia dalam berbagai gugus tugas internasional.
Tak hanya itu, dibahas pula secara mendalam mengenai kesiapan dan profesionalisme personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung misi-misi perdamaian PBB di masa depan, menunjukkan peran nyata Indonesia sebagai bagian dari solusi perdamaian global.
Fokus pada Latihan Bersama Super Garuda Shield 2026
Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut adalah persiapan latihan bersama skala besar, Super Garuda Shield 2026.
Latihan yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang ini direncanakan akan melibatkan ribuan prajurit dari kedua negara, serta mengundang partisipasi dari sejumlah negara mitra di kawasan.
Latihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas dan interoperabilitas militer, tetapi juga sebagai wadah mempererat hubungan personel militer dan membangun kepercayaan antarnegara di Indo-Pasifik.
Keberhasilan penyelenggaraan latihan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi signifikan bagi arsitektur keamanan kawasan yang stabil dan damai.
Sebagaimana disampaikan dalam rilis Biro Humas dan Infohan Setjen Kemhan, pertemuan ini mencerminkan dinamika positif hubungan pertahanan Indonesia-AS yang terus berkembang, dengan semangat saling menghormati dan komitmen bersama terhadap perdamaian dan stabilitas.
(Pen menhan)













