GURINDAM.ID – Komitmen TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam melindungi rakyat Indonesia kembali diwujudkan dalam tindakan nyata. Menanggapi musibah yang melanda dua wilayah secara bersamaan, prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Tegal di bawah Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V tak ragu menjawab panggilan kemanusiaan.
Di Kabupaten Tegal, langkah cepat dilakukan menyusul bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, pada Kamis (5/2/2026).
Personel dari Pos TNI AL (Posal) Larangan segera diterjunkan. Mereka tak hanya membantu proses evakuasi warga terdampak dengan hati-hati, tetapi juga berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan area dari potensi bahaya susulan, memberikan rasa tenang di tengah kepanikan.
Sementara itu, di Kabupaten Pemalang yang dilanda banjir, bantuan kemanusiaan juga bergegas. Personel Lanal Tegal bersama Posal Tanjungsari dikerahkan ke Desa Kalirandu.
Tugas mereka mulia mengamankan dan mengevakuasi warga, terutama lansia dan anak-anak, ke tempat yang lebih aman. Lebih dari itu, para prajurit turut aktif mendistribusikan bantuan logistik dan memastikan kebutuhan dasar para korban bencana terpenuhi dengan cepat.
Komandan Kodaeral V, Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., menegaskan bahwa aksi tanggap bencana ini adalah refleksi dari hati dan tugas TNI AL.
“Keberadaan TNI AL adalah untuk rakyat. Saat bencana datang, kami akan selalu ada di barisan terdepan. Seluruh unsur di jajaran Kodaeral V kami kerahkan tidak hanya untuk evakuasi dan keamanan, tetapi juga untuk memastikan senyum dan ketenangan bisa kembali ke wajah warga terdampak secepat mungkin,” tegas Dankodaeral V, menyuntikkan semangat.
Pernyataan ini sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, tentang peran strategis TNI AL tidak hanya di laut, tetapi juga dalam pengabdian langsung kepada masyarakat.
(GAS/PEN)













