Itjen TNI Awali Pengawasan di Papua untuk Tingkatkan Akuntabilitas Kodau III

Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Kodau) III secara resmi menerima Tim Audit Kinerja dari Inspektorat Jenderal TNI (Itjen TNI) pada Senin (2/2/2026),
Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Kodau) III secara resmi menerima Tim Audit Kinerja dari Inspektorat Jenderal TNI (Itjen TNI) pada Senin (2/2/2026),

JAYAPURA – Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Kodau) III secara resmi menerima Tim Audit Kinerja dari Inspektorat Jenderal TNI (Itjen TNI) pada Senin (2/2/2026), menandai dimulainya proses pengawasan internal strategis pada awal Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan Taklimat Awal ini dilaksanakan di Gedung Suryadarma, Markas Kodau III, dengan melibatkan seluruh jajaran TNI di wilayah Papua dan Papua Selatan secara hybrid (luring dan daring).

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Staf Kodau III, Marsma TNI Adrian P. Damanik, S.T., M.M., Pangkodau III Marsda TNI Dr. Azhar Aditama D., S.Sos., M.M., M.Han., menegaskan bahwa audit kinerja merupakan instrumen krusial untuk memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

“Proses ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan sarana strategis untuk meningkatkan disiplin, efisiensi, dan efektivitas pelaksanaan tugas,” jelas Damanik membacakan amanat Pangkodau. “Yang terpenting, audit mampu mencegah potensi penyimpangan sejak dini, sehingga menjaga integritas dan akuntabilitas institusi.”

Pernyataan ini sejalan dengan arahan langsung dari Inspektur Latihan (Irlat) Itjen TNI, Brigjen TNI Ahmad Daeng Leo, S.H., M.H., selaku Pengendali Tim Audit. Daeng Leo menekankan bahwa fungsi audit adalah pengawasan internal yang konstruktif.

“Audit yang kami lakukan bertujuan memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan akuntabilitas publik,” tegas Daeng Leo. “Efektivitas pelaksanaan tugas pokok TNI, khususnya di wilayah Kodau III, menjadi tolok ukur utama dalam evaluasi ini.”

Rangkaian audit periode I Tahun Anggaran 2026 ini akan menyasar satuan kerja di bawah Kodau III, termasuk Lanud Manuhua.

Keikutsertaan secara daring memungkinkan partisipasi luas dari personel TNI yang tersebar di seluruh wilayah Papua dan Papua Selatan, menjangkau pos-pos terdepan sekalipun.

Hal ini menunjukkan komitmen TNI untuk menerapkan transparansi dan akuntabilitas yang merata, tanpa terkendala oleh geografis wilayah operasi yang kompleks.

Proses taklimat dihadiri oleh seluruh pimpinan utama Kodau III, menunjukkan keseriusan dan kesiapan institusi menyambut audit. Turut mendampingi Kas Kodau III hadir:

Irkodau III Marsma TNI Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J), Kapok Sahli Kodau III Marsma TNI Trinanda Hasan F., S.T., M.Han.

Kehadiran mereka menegaskan bahwa proses audit mendapatkan dukungan penuh dari level pimpinan tertinggi di wilayah, menciptakan iklim keterbukaan dan kooperatif yang essential bagi keberhasilan pengawasan internal.

Analisis: Langkah Proaktif TNI dalam Modernisasi Tata Kelola

Pelaksanaan audit kinerja di awal tahun anggaran ini dinilai sebagai langkah progresif dan preventif. Alih-alih bersifat insidentil atau reaktif, TNI melalui Itjen-nya mengambil pendekatan pengawasan yang berkelanjutan dan terencana.

Fokus pada SPIP dan tata kelola menunjukkan orientasi TNI yang semakin mengedepankan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik (good governance), akuntabilitas keuangan, dan optimalisasi kinerja. Ini merupakan sinyal kuat bagi publik bahwa TNI berkomitmen memperkuat fondasi internalnya di tengah tantangan tugas yang kompleks, khususnya di wilayah Timur Indonesia.

Proses audit di Kodau III ini diharapkan tidak hanya menemukan titik perbaikan, tetapi juga mengidentifikasi praktik terbaik (best practices) yang dapat direplikasi di komando daerah lainnya, untuk peningkatan kinerja keseluruhan TNI Angkatan Udara.

(Pen/grd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *