JAKARTA – Dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di sekitar kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat (29/8), kehadiran Prajurit Korps Marinir TNI AL mendapat sambutan positif dan apresiasi dari masyarakat.
Keberadaan mereka tidak hanya untuk mengamankan jalannya demonstrasi, tetapi juga untuk memastikan aspirasi rakyat tersalurkan dengan kondusif dan damai.
Pengerahan ratusan personel Marinir ini merupakan bentuk kepedulian TNI AL dalam menjaga stabilitas keamanan, berdasarkan perintah langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali melalui Panglima Korps Marinir Letjen TNI Mar Endi Supardi.
“Prajurit TNI yang sejatinya terlahir dari rahim rakyat hadir dalam menjaga masyarakat,” demikian bunyi rilis resmi dari Dinas Penerangan Angkatan Laut. Hal ini terwujud dalam aksi nyata di lapangan, di mana Marinir turut serta meredam tensi agar unjuk rasa, yang didominasi oleh para pengemudi ojek online, berjalan lancar tanpa insiden.
Tidak hanya mengamankan lokasi, Marinir TNI AL juga menunjukkan sisi humanisnya dengan membagikan bantuan logistik seperti air mineral dan nasi bungkus kepada para peserta demo.
Aksi ini semakin mendekatkan hubungan emosional antara prajurit dan rakyat, menunjukkan bahwa TNI hadir untuk melindungi dan melayani masyarakat.
Pasukan Marinir akan terus disiagakan hingga situasi benar-benar kondusif. Tujuannya agar masyarakat yang menyuarakan aspirasinya dapat merasa tenang, aman, dan didengar.
Langkah ini memperkuat komitmen TNI Angkatan Laut untuk selalu hadir di tengah masyarakat, bukan sebagai alat kekerasan, tetapi sebagai penjaga perdamaian dan persatuan bangsa.
(Gea/pen)