Projo Batam Siap Kawal Pemerintahan Jokowi

Mencerdaskan & Memuliakan - Juni 27, 2020
Projo Batam Siap Kawal Pemerintahan Jokowi
DPC Projo Kota Batam, siap berada di garda depan mengawal pemerintahan Jokowi hingga masa periodenya berakhir. - (Mencerdaskan & Memuliakan/Zak)
Editor Nasrul

Plt Ketua DPC Projo Kota Batam, Dr. Suyono, SE. MM

Batam, Gurindam.id – Aksi penolakan kelompok PA-212 terhadap Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), yang berujung pada aksi demo pemberhentian Presiden Joko Widodo melalui sidang istimewa MPR-RI, berbuntut panjang. Kini, tuntutan kelompok PA-212 itu direspon tegas pihak yang mengaku sebagai pendukung Jokowi. Projo Indonesia, Cabang Kota Batam menganggap aksi meminta pemberhentian Presiden Jokowi melalui sidang istimewa MPR-RI adalah suatu perbuatan yang tidak berdasarkan konstitusi (inkonsitusional) dan akan merusak tatatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Plt. DPC Projo Kota Batam, Suyono menyatakan hal itu itu melalui press relesnya yang disampaikan kepada Gurindam.id, Sabtu, 27 Juni 2020. Suyono berpesan kepada kelompok-kelompok yang akan merusak tatanan demokrasi dimana Joko Widodo (Jokowi) adalah Presiden yang terpilih secara demokrasi.

Lantaran itu, Suyono yang juga akademisi Kota Batam itu, menegaskan siap berada di garda depan mengawal pemerintahan Jokowi hingga masa periodenya berakhir. “Kami siap berhadapan dengan kelompok-kelompok yang akan mencoba menurunkan Jokowi sebagai Presiden RI,” tegas Suyono.

Dalam penilaian Projo Kota Batam, Presiden Jokowi di dalam menjalankan roda pemerintahan senantiasa mengedepankan cara-cara santun. Dan bahkan siap memperjuangkan segenap jiwa raga untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. “Kami Projo Indonesia yang berada di Provinsi Kepri, khususnya Projo Kota Batam, sangat menyayangkan aksi sekelompok ormas yang di depan gedung DPR/MPR RI, pada tiga hari yang lalu,” ujar Suyono lagi.

Menurutnya, aksi menyampaikan tuntutan menggelar sidang istimewa, menurunkan Presiden Joko Widodo, hanya lantaran munculnya RUU HIP, adalah hal ini yang tidak ada korelasinya, dan sangat tidak berdasar. Tuntutan aksi kelompok tersebut sebut Yono, sapaan akrab Suyono sangat keliru.

Baca Juga  Usai Ganti Mesin, Kapal MV Putri Anggreni 05 Kini Lebih Laju

“Tidak ada kaitannya dengan Pemerintah Jokowi, dimana Presiden sudah sangat jelas menyampaikan untuk tidak melanjutkan RUU HIP. Artinya Pemerintah sangat mendengar aspirasi rakyat dan beliau adalah Presiden yang sangat menjunjung sopan santun dan mempunyai jiwa patriot untuk kemajuan bangsa ini,” tandas Yono.

Demi menjaga kondusifitas negeri ini, lanjut Yono Projo Kota Batam mengajak masyarakat Provinsi Kepulauan Riau untuk dapat menyikapi secara kritis setiap gerakan yang akan mencoba membuat propaganda dalam gerakan-gerakan yang dapat menimbulkan kekacauan di republik ini seperti gerakan dari kelompok gerakan alumni PA-212 yang lalu di depan gedung DPR/MPR-RI.

“Kita dapat melihat sampai saat ini Presiden Jokowi yang di tengah maraknya penyebaran Pendemic COVID-19, beliau terus menyuarakan kepada seluruh rakyat Indonesia terutama dari para penjabat tingkat pusat sampai daerah dan dari tingkat menteri sampai tingkat kabupaten dan terus kecamatan dan kelurahan untuk terus bersinergi bersama dalam menangani pendemik ini agar dapat di tanggulangi dengan berbagai macam upaya,” tambah Yono. (Zak)

 

 

Tinggalkan Komentar

Close Ads X