PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan

Lodewijk Freidrich Paulus Bintang Bersinar dari Mantan Danjen hingga ke Sekjen Golkar

Mencerdaskan & Memuliakan - Desember 29, 2021
Lodewijk Freidrich Paulus Bintang Bersinar dari Mantan Danjen hingga ke Sekjen Golkar
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Letnan Jenderal TNI (Purn) H. Lodewijk Freidrich Paulus - (Mencerdaskan & Memuliakan)
RajaBackLink.com

GURINDAM.ID- Sekretaris Jenderal Partai Golkar Letnan Jenderal TNI (Purn) H. Lodewijk Freidrich Paulus, resmi dilantik menjadi Wakil Ketua DPR RI menggantikan Azis Syamsuddin.

Azis kini berada dalam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akibat tersandung kasus suap. Penetapan dan pelantikan dilakukan oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin dalam rapat paripurna DPR yang digelar tiga bulan lalu.

Yuk simak siapa sosok Lodewijk Bintang Bersinar Pangung Politik yang juga Sekretaris Jenderal Partai Golkar..?

Anggota DPR RI nomor 281 Fraksi Golkar daerah Pemilihan Lampung Satu
Dikutip dari laman Tirto Id, Terpilihnya mantan Danjen Kopassus pada 2009-2011 sebenarnya bukan hal baru dalam sejarah Golkar.

Partai berlambang pohon beringin ini memang memiliki tradisi jika ketua umum berasal dari militer, maka sekjennya berasal dari sipil dan demikian sebaliknya.

Formasi seperti ini mulai terjadi saat Letjen (purn) Sudarmono menjabat Ketua Umum Golkar periode 1983-1988.

Sudarmono menunjuk Sarwono Kusumaatmadja sebagai sekretaris jenderal. Tradisi berlanjut kala Letjen (purn) Wahono memimpin Golkar pada 1988-1993, ia menunjuk Rachmat Witoelar sebagai sekjennya.

Saat Harmoko menjadi Ketua Umum Golkar dari sipil pertama kali, jabatan Sekjen Golkar didapuk Letjen (purn) Ary Mardjono pada periode 1993-1998. Demikian juga dengan Akbar Tandjung dan Jusuf Kalla. Keduanya memilih Letjen (Purn) Tuswandi dan Letjen (purn) Sumarsono sebagai sekjen masing-masing.

Dalam konteks posisi sekjen ini, Idrus merupakan sekjen pertama dari sipil dengan ketua umum yang berasal dari sipil. Jabatan sekjen yang diembannya pun cukup lama, mengalami tiga periode kepengurusan dari Munas Pekanbaru tahun 2009, Munas Bali tahun 2014, dan Munaslub Bali tahun 2016.

Terpilihnya Lodewijk sebagai sekjen di era Airlangga ini kembali menguatkan tradisi partai beringin yang selalu mengkombinasikan antara sipil dan militer dalam pucuk pimpinan, ketua umum dan sekjen. Mantan Danjen Kopassus pada 2009-2011 ini tercatat sekjen ketiga Golkar dari unsur militer setelah reformasi.

Baca Juga  Jalankan Amanah Munas, Golkar Batam Segera Gelar Musda

Lodewijk, di suatu kesempatan, mengakui bahwa dirinya adalah anak buah Luhut Binsar Pandjaitan saat masih bertugas di Satgultor 81 Kopassus TNI AD.

Di Bandar lampung, dirinya harus menjawab pertanyaan yang diajukan pemandu acara yang digelar berapa tahun lalu.

Hendra bertindak seperti talk show di televisi, dirinya mengajukan beragam pertanyaan, mulai dari soal cita-cita, perjalanan karier militer dan politik, memilih Partai Golkar, hingga soal keyakinan beragama Lodewijk menjadi seorang Muslim.

“Saya menjadi mualaf (berpindah agama menjadi Muslim) ketika (berpangkat) mayor,” jawab Lodewijk, mengawali kisah menjadi mualaf dari agama Kristen.

Dia juga menceritakan latar belakang menjadi mualaf sebagai panggilan jiwa, selain itu istrinya memang muslim. “Dua tahun sebelum menikah saya sudah masuk Islam, bagi saya mualaf adalah panggilan jiwa,” katanya.

“Waktu itu ada seorang ibu, ibu ini sebelum meninggal ingin saya menjadi muslim, waktu itu pangkat saya masih mayor. Saya pikir sulit untuk menjadi mualaf ketika itu karena karena saya seorang militer, dan harus melalui beberapa proses yang dilalui termasuk restu dari atasan, namun itu dapat dilalui dan tidak ada halangan, dan alhamdulillah karier saya melejit hingga duduk di kursi sekjen partai saat ini,” katanya.

Dikutip dari laman Partai Golkar, Letnan Jenderal TNI (Purn) Lodewijk F Paulus lahir di Manado, 27 Juli 1957. Saat ini, ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar periode 2019-2024.

Bintang bersinar dipangung Politik

Rising Star Indonesia

Lodewijk adalah politikus berlatar militer TNI Angkatan Darat. Ia merupakan lulusan akademi militer (akmil) tahun 1981 dan pensiun pada Juli 2015 dan memutuskan bergabung dengan Golkar.

Karier Lodewijk cukup benderang, ia menjadi Danjen Kopassus ke-24 menjabat sejak 4 Desember 2009 menggantikan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo.

Baca Juga  Jaga Profesionalisme Prajurit Ala Satuan Kapal Selam Koarmada II

Selanjutnya, Lodewijk menjabat sebagai Danjen Kopassus hingga 8 September 2011. Kemudian Lodewijk menjadi Pangdam I/Bukit Barisan dari September 2011 hingga Juni 2013.

Sementara jabatan Lodewijk sebelum pensiun adalah Dankodiklat TNI-AD.

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

0 8 4 1 9 9
Users Today : 13
Users Yesterday : 33
Users Last 7 days : 265
Users Last 30 days : 1581
Users This Month : 46
Users This Year : 16707
Total Users : 84199
Views Today : 38
Views Yesterday : 93
Views Last 7 days : 481
Views Last 30 days : 2587
Views This Month : 131
Views This Year : 24407
Total views : 138110
Who's Online : 1
Your IP Address : 3.235.228.219
Server Time : 2022-07-02
Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya